<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>LAMANGs berangan~ANGAN</title>
	<atom:link href="http://memans.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://memans.wordpress.com</link>
	<description>Wadah mimpi dan ekspresi pikiran yang terbengkalai</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Oct 2009 06:22:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='memans.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/b250aa82ed19f95ab169f659ef43d3f0?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>LAMANGs berangan~ANGAN</title>
		<link>http://memans.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>ANALISIS PROGRAM APLIKASI</title>
		<link>http://memans.wordpress.com/2009/10/09/analisis-program-aplikasi/</link>
		<comments>http://memans.wordpress.com/2009/10/09/analisis-program-aplikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 06:22:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>memans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://memans.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Windows 95
Microsoft Windows 95 merupakan program perluasan dari sistem operasi DOS dan menggantikan DOS 6.22 dan Windows versi 3.11. Windows 95 menggunakan sistem window (jendela), artinya dapat menampilkan lebih dari satu program aplikasi pada layar monitor dan mampu menjalankan/mengeksekusi lebih dari satu program aplikasi pada saat yang bersamaan (multitasking program).
Kemampuan/keunggulan yang lain dari Windows 95 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=30&subd=memans&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h3><span style="text-decoration:underline;">Windows 95</span></h3>
<p>Microsoft Windows 95 merupakan program perluasan dari sistem operasi DOS dan menggantikan DOS 6.22 dan Windows versi 3.11. Windows 95 menggunakan sistem window (jendela), artinya dapat menampilkan lebih dari satu program aplikasi pada layar monitor dan mampu menjalankan/mengeksekusi lebih dari satu program aplikasi pada saat yang bersamaan (multitasking program).</p>
<p>Kemampuan/keunggulan yang lain dari Windows 95 antara lain sistem operasi 32-bit dengan kinerja yang lebih baik dan cepat dibandingkan dengan versi Windows sebelumnya (sistem operasi 16 bit), kemampuan melakukan konfigurasi secara otomatis pada perangkat hardware baru yang dipasang, kemampuan membuka sebuah program aplikasi dalam beberapa jendela untuk mengerjakan tugas yang berbeda secara bersamaan (multithreading), kemampuan menyimpan file dengan nama yang panjang (maksimum 255 karakter) dan boleh ada spasi dalam nama file, serta adanya User Interface yang baru untuk meningkatkan kontrol terhadap aplikasi dan memperkaya alternatif menjalankan suatu perintah.</p>
<p>Dengan Windows 95, Anda dapat mengorganisasikan file Anda (dengan Windows Explorer), membuat gambar (dengan aplikasi Paint), membuat dokumen (dengan aplikasi WordPad) dan mengatur tampilan layar komputer Anda (dengan Control Panel). Berikut adalah tampilan Windows 95 :</p>
<h3><span style="text-decoration:underline;">Word 97</span> <a href="http://www.tricom.co.id/materi.htm#top%20page#top%20page">[ back to top Page ]</a></h3>
<p>Microsoft Word 97 merupakan program pengolah kata multi guna yang terpopuler saat ini. Pekerjaan-pekerjaan perkantoran dapat diselesaikan dengan sangat mudah sekali dan interaktif, mulai dari menulis dokumen sederhana seperti memo dan surat-surat, merancang bahan publikasi dengan tampilan profesional seperti buku-buku, brosur, dan sebagainya. Hal lain yang membuat Word sangat populer di kalangan pemakai aplikasi pengolah kata (word processor) adalah disebabkan Word sangat mudah digunakan karena dilengkapi dengan peralatan (tools) yaitu menu, toolbar dan mouse sehingga Anda tidak perlu menghapal semua perintah yang mungkin akan digunakan.</p>
<p>Selain itu Word menyediakan beberapa cara untuk menampilkan dokumen Anda dan Anda dapat melihat bagaimana dokumen Anda sebelum dicetak, mengoreksi kesalahan pengetikan secara otomatis, memformat secara otomatis, mencari teks tertentu dan menggantikannya dengan item tertentu. Word juga menyediakan fasilitas tata bahasa (grammar) dan memeriksa ejaan kata (spelling) apabila Anda mengetik dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Untuk membuat agar tampilan dokumen Anda kelihatan lebih menarik, Anda dapat menyajikan data Anda dalam bentuk tabel/kolom, melengkapi dokumen Anda dengan berbagai bentuk, simbol dan juga gambar-gambar, baik yang disisipkan dari Clip Art maupun gambar yang dibuat sendiri, menyisipkan grafik dan rumus-rumus. Fasilitas lain yang tak kalah penting adalah fasilitas Mail Merge. Kemudian untuk keamanan dokumen Anda, Word memberikan fasilitas password, sehingga dokumen tidak dapat dibuka dan dibaca oleh orang yang tidak berkepentingan.</p>
<h3><span style="text-decoration:underline;">Excel 97</span> <a href="http://www.tricom.co.id/materi.htm#top%20page#top%20page">[ back to top Page ]</a></h3>
<p>Microsoft Excel 97 merupakan aplikasi spreadsheet multi-guna yang terpopuler saat ini, dan digunakan untuk mengatur, menghitung, dan menganalisa data-data bisnis maupun data penelitian serta mempresentasikannya ke dalam grafik/ diagram.</p>
<p>Dalam Excel, semua data diolah dan disimpan dalam sebuah buku kerja (workbook/file). Setiap buku kerja minimal terdiri dari satu lembar kerja (worksheet) dan maksimum 255 lembar kerja. Karena setiap buku kerja dapat terdiri dari beberapa lembar kerja maka Anda dapat mengorganisasikan berbagai informasi yang berkaitan dalam satu file (buku kerja).</p>
<h3><span style="text-decoration:underline;">Access 97</span> <a href="http://www.tricom.co.id/materi.htm#top%20page#top%20page">[ back to top Page ]</a></h3>
<p>Microsoft Access for Windows adalah aplikasi perangkat manajemen database yang luwes yang bisa Anda gunakan untuk mengurutkan, menyeleksi dan mengatur informasi penting yang diperlukan. Kemudahan penggunaannya menjadikan software ini banyak digunakan baik oleh pengguna komputer yang baru mengenal database maupun yang sudah berpengalaman dengan database. Database adalah susunan data-data yang teratur urutannya.</p>
<p>Pada Microsoft Access terdapat 6 buah objek database yang dapat dibuat yaitu Table, Query, Form, Report, Macro dan Module. Dan Anda dapat mengimpor atau mengambil data dari aplkasi lain misalnya jika data dalam Microsoft Excel, Lotus 1-2-3 atau file teks, Anda bisa mengimpornya, atau bisa juga Anda menempelkannya ke database Access dan menggunakan Access untuk bekerja dengan database tersebut.</p>
<p>Database yang Anda bentuk dapat berisi ratusan, ribuan bahkan jutaan record/data dan dengan Microsoft Access, Anda dapat menemukan record yang Anda minta dengan mudah dan mengurutkan data secara alfabetis. Untuk menyajikan data dalam tampilan yang lebih menarik dan sebaik mungkin, Anda dapat mengunakan database Form atau Report.</p>
<h3><span style="text-decoration:underline;">Power Point 97</span></h3>
<p>Di dalam suatu pertemuan bisnis, presentasi memainkan peranan penting baik untuk menganalisa/menyampaikan hasil laporan keuangan, laporan penjualan, ataupun promosi produk baru. Microsoft Power Point 97 mempunyai piranti-piranti (alat) yang diperlukan utnuk membuat sebuah presentasi yang profesional dengan cepat dan mudah. Dengan presentasi ini, Anda dapat dengan lebih mudah untuk menyampaikan/menjelaskan ide-ide dan keinginan anda sehingga ide Anda dapat lebih jelas dan dimengerti oleh para pendengar dan dapat mencapai sasaran yang diinginkan.</p>
<p>Dengan menggunakan Power Point, Anda dapat membuat slide overhead, menambahkan animasi, suara serta juga speaker’s note, audience handout, dan outline untuk mendukung presentasi Anda. Selain itu Anda juga dapat menambahkan gambar, tabel, struktur organisasi dan juga grafik ke dalam slide (lembaran) presentasi.</p>
<p>Pada akhirnya presentasi yang dibuat dapat ditampilkan pada komputer dengan menggunakan fasilitas Slide Show yang mengubah komputer Anda menjadi proyektor yang menampilkan presentasi slide demi slide.</p>
<h3><span style="text-decoration:underline;">Visual dBase</span> <a href="http://www.tricom.co.id/materi.htm#top%20page#top%20page">[ back to top Page ]</a></h3>
<p>Visual dBASE merupakan software pengolah data yang disebut sebagai aplikasi database Visual yang paling mampu meraih pasar dengan kemampuan object-oriented programmingnya.</p>
<p>Programming dalam Visual dBASE terdiri dari proses membuat dan menjalankan program, yang merupakan file yang berisi perintah-perintah dBASE. Dalam Visual dBASE, perintah-perintah disimpan ke dalam file dan tiap kali file ini dijalankan, Visual dBASE akan menjalankan daftar perintah yang ada dalam file program ini. Visual dBASE membantu menangani informasi yang dibutuhkan dalam lingkungan grafikal Windows. Penyimpanan, pengeditan dan perolehan informasi dapat dengan mudah dilakukan bila dibutuhkan. Anda dapat membuat form dan report yang bentuknya sama dengan form dan report yang digunakan dalam kegiatan bisnis.</p>
<h3><span style="text-decoration:underline;">Visual BASIC</span> <a href="http://www.tricom.co.id/materi.htm#top%20page#top%20page">[ back to top Page ]</a></h3>
<p>Sejak Microsoft Corp. Meluncurkan Windows 95 pada pertengahan tahun 1995, perkembangan software cenderung berorientasi ke sistem operasi Windows. Demikian juga software pemrograman dikembangkan agar dapat berjalan di bawah sistem Windows. Microsoft Corp. sendiri menjawab tantangan ini dengan memperkenalkan software pemrograman tingkat tinggi yaitu Microsoft Visual Basic. yang merupakan aplikasi pemrograman berorientasi object (object oriented) dan event driven program.</p>
<p>Program yang dibuat dengan Visual Basic dijalankan dalam lingkungan Windows. Bahasa program (syntax) yang digunakan dalam Visual Basic adalah bahasa program tingkat tinggi sehingga mudah dimengerti dan dapat dikatakan sangat terstruktur. Dengan Visual Basic, programmer tidak hanya terfokus pada struktur program saja, tetapi dapat mengembangkan kreatifitasnya untuk merancang tampilan program yang lebih menarik dan komunikaitf dengan user/pemakainya.</p>
<p>Di dalam Visual Basic disediakan fasilitas OLE Custom Controls yang merupakan objek yang berdiri sendiri. Visual Basic bisa menggunakan OLE Custom Controls tersebut sehingga program Anda dapat lebih ditingkatkan lagi kemampuannya tanpa perlu menuliskan kode program yang panjang untuk masing-masing objek yang diperlukan. Dengan OLE Custom Controls, Anda dapat membuat aplikasi-aplikasi sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>SPRITE (gambar dengan bagian      yang transparan)</li>
<li>Multimedia (untuk menjalankan      file suara dan video)</li>
<li>MAP (membuat peta/denah), dan</li>
<li>3D Virtual Reality (untuk      membuat game/permainan)</li>
</ul>
<h3><span style="text-decoration:underline;">CorelDRAW 7</span> <a href="http://www.tricom.co.id/materi.htm#top%20page#top%20page">[ back to top Page ]</a></h3>
<p>CorelDRAW 7 merupakan aplikasi pengolah gambar berbasis vektor yang memiliki kemampuan terbaik dan fasilitas yang sangat lengkap. Software ini diperkenalkan sejak tahun 1985 dan mulai menduduki peringkat pertama sebagai software pengolah data gambar sejak versi 3. Pada versi 4, software ini mulai meninggalkan saingan terdekatnya dan mulai versi 5 hingga versi 7 sekarang ini software ini menjadi tidak tertandingi lagi dan merajai bidang pembuatan desain grafis dan publikasi. Dewasa ini CorelDRAW telah diterjemahkan dalam 17 bahasa dan telah memenangkan lebih dari 215 penghargaan internasioanl. Software CorelDRAW ini didesain secara ekslusif untuk dijalankan pada sistem operasi Windows 95.</p>
<p>Kini versi terbarunya, CorelDRAW 7, yang merupakan suite grafik terbesar, kembali membuat kejutan dengan puluhan keunggulan baru. Berikut ini dapat dilihat beberapa kemampuan CorelDRAW yang membuatnya menjadi software terbaik di bidangnya, antara lain :</p>
<ul>
<li><strong>Blend</strong><br />
CorelDRAW 7 merupakan aplikasi pengolah gambar berbasis vektor yang      memiliki kemampuan terbaik dan fasilitas yang sangat lengkap. Software ini      diperkenalkan sejak tahun 1985 dan mulai menduduki peringkat pertama      sebagai software pengolah data gambar sejak versi 3. Pada versi 4,      software ini mulai meninggalkan saingan terdekatnya dan mulai versi 5      hingga versi 7 sekarang ini software ini menjadi tidak tertandingi lagi      dan merajai bidang pembuatan desain grafis dan publikasi. Dewasa ini      CorelDRAW telah diterjemahkan dalam 17 bahasa dan telah memenangkan lebih      dari 215 penghargaan internasioanl. Software CorelDRAW ini didesain secara      ekslusif untuk dijalankan pada sistem operasi Windows 95.</li>
<li><strong>Transformasi Objek</strong><br />
Transformasi objek dalam CorelDRAW berarti mengubah orientasi atau tampilan      objek.</li>
<li><strong>Extrude</strong><br />
Meng-extrude berarti memberikan efek dimensi pada objek. Dalam membuat      objek extrude, CorelDRAW menciptakan permukaan tambahan pada objek      sehingga objek terlihat seperti berbentuk tiga dimensi.</li>
</ul>
<p>Sampai saat ini, CorelDRAW masih merupakan pilihan terbaik untuk membuat desain grafis atau publikasi mulai dari gambar yang sederhana – misalnya logo – sampai gambar yang rumit – misalnya gambar rancang bangun ruang. .</p>
<h3>Pagemaker                <a href="http://www.tricom.co.id/materi.htm#top%20page#top%20page">[ back to top Page ]</a></h3>
<p>Adobe PageMaker merupakan program desktop publishing termudah dan terdepan dengan fasilitas lengkap. Bila Anda sering menggunakan komputer untuk membuat publikasi, majalah, brosur, buletin dan sebagainya, Anda pasti ingin kenal software ini.</p>
<p>Adobe Systems yang memegang lisensi dari kode-kode program PageMaker telah mengeluarkan PageMaker versi terbarunya, yaitu versi 6.5. Tentu saja pemunculan versi terbaru ini dibarengi dengan fasilitas-fasilitas terbaru, yang bertujuan memberikan kemampuan lebih kepada PageMaker. Satu trend baru yang diterapkan PageMaker bagi software-software desktop publishing adalah dukungan terhadap file-file HTML (Hyper Text Markup Language). File-file berformat HTML ini merupakan file standar dalam online publishing pada World Wibe Web (WWW) di Internet. Selain itu, PageMaker versi terbaru ini dapat pula menghasilkan file-file dalam format PDF (Portable Document Format). Dengan format ini, dengan mudah Anda menyajikan publikasi yang mempunyai tampilan persis seperti kalau dicetak di majalah.</p>
<p>Dengan keunggulan-keunggulan yang ditawarkan tersebut, sampai saat ini PageMaker tetap menjadi program page layout terlaris di dunia dan khayalan Anda tentang dunia desktop publishing akan terwujud bersamanya.</p>
<h3><span style="text-decoration:underline;">Internet</span> <a href="http://www.tricom.co.id/materi.htm#top%20page#top%20page">[ back to top Page ]</a></h3>
<p>Istilah INTERNET berasal dari bahasa Latin &#8220;inter&#8221; yang berariti &#8220;antara&#8221;. Secara kata per kata INTERNET berarti jaringan antara atau penghubung. Memang itulah fungsinya, INTERNET menghubungkan berbagai jaringan yang tidak saling bergantung pada satu sama lain sedemikian rupa, sehingga mereka dapat berkomunikasi. Sistem apa yang digunakan pada masing-masing jaringan tidak menjadi masalah, apakah sistem DOS atau UNIX.</p>
<p>Sementara jaringan lokal biasanya terdiri atas komputer sejenis (misalnya DOS atau UNIX), INTERNET mengatasi perbedaan berbagai sistem operasi dengan menggunakan &#8220;bahasa&#8221; yang sama oleh semua jaringan dalam pengiriman data. Pada dasarnya inilah yang menyebabkan besarnya dimensi INTERNET.</p>
<p><strong>Jenis-jenis layanan INTERNET :</strong></p>
<ul>
<li><strong>Electronic Mail (E-Mail)</strong><br />
Fungsi : mengirim atau menerima surat      ke/dari seluruh penjuru dunia.</li>
<li><strong>File Transfer Protocol (FTP)</strong><br />
Fungsi : mengirim dan menerima file antar host dari seluruh penjuru dunia.</li>
<li><strong>Tele Networking (TelNet)</strong><br />
Fungsi : mengakses komputer (host/server) dari jauh/Remote Login.</li>
<li><strong>World Wide Web (WWW)</strong><br />
Sering disebut &#8220;the WEB&#8221; / &#8220;W3&#8243;, merupakan sistem      dalam internet yang memiliki fasilitas pencarian dan pemberian informasi      yang cepat dengan menggunakan teknologi hypertext.</li>
<li><strong>Internet Relay Chat (IRC)</strong><br />
IRC merupakan fasilitas untuk komunikasi langsung dengan menggunakan      keyboard. Anda dapat ambil bagian dalam komunikasi publik dengan      sekelompok orang.</li>
</ul>
<h3><span style="text-decoration:underline;">Kuantitatif Bisnis</span> <a href="http://www.tricom.co.id/materi.htm#top%20page#top%20page">[ back to top Page ]</a></h3>
<p>Disadari atau tidak dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya kita sudah sangat akrab dengan statistik. Pernyataan-pernyataan seperti : harga kebutuhan pokok naik 10 % dibandingkan tahun lalu dan rata-rata pengunjung di supermarket 1500 orang per hari merupakan statistik.</p>
<p>Peranan Statistik Dalam Dunis Usaha (Bisnis)</p>
<p>Ilmu statistik dewasa ini berkembang cukup pesat. Banyak metode-metode kuantitatif dikembangkan untuk menganalisis data statistik yang ditujukan untuk membantu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi baik untuk kepentingan riset maupun kepentingan bisnis. Untuk kepentingan bisnis, statistik mampu memberikan kontribusi yang tidak sedikit, di antaranya adalah sebagai berikut :</p>
<ul>
<li><strong>Pengambilan Keputusan</strong><br />
Dalam pengambilan keputusan, statistik mampu memberikan pertimbangan yang      logis berdasarkan fakta (data-data) yang ada.</li>
<li><strong>Perencanaan</strong><br />
Perencanaan merupakan dasar dari setiap keputusan dan tindakan yang      dilakukan bagian operasional dalam suatu perusahaan. Berkenaan dengan      rencana yang akan dibuat, perencana yang baik harus mampu memperhitungkan      segala kemungkinan yang akan terjadi di masa yang akan datang (&#8221; To      manage a business well is to manage its future; and to manage the future      is to manage the information &#8220;, Marion Harper). Untuk keperluan      tersebut statistik mempunyai peranan yang sangat besar. Telah banyak      metode peramalan yang telah dikembangkan yang mampu menganalisis data masa      lalu untuk memprediksi data yang akan datang sehingga perencanaan yang      kita lakukan dapat lebih terarah dan berhasil guna.</li>
<li><strong>Peluang Bisnis</strong><br />
Perkembangan teknologi yang semakin canggih dewasa ini, mengakibatkan arus      informasi semakin cepat dan tidak lagi mengenal batas teritorial sehingga      ketergantungan waktu dan tempat dapat diperpendek. Perkembangan ini sangat      menguntungkan terhadap ketersediaan informasi yang lebih akurat. Dengan      statistik ketersediaan data yang cepat dan akurat dapat dianalisis dan diterjemahkan      ke dalam informasi yang lebih bermanfaat sehingga peluang bisnis yang ada      dapat dengan cepat diketahui dan ditindak lanjuti.</li>
</ul>
<p>Dalam menyongsong era perdagangan bebas AFTA tahun 2003, di mana persaingan bisnis akan semakin ketat, karena kita tidak hanya akan bersaing secara nasional tetapi juga harus menghadapi saingan pelaku bisnis dari manca negara, maka tuntutan pengetahuan ekonomi yang luas didukung oleh kemampuan menganalisa permasalahan yang menyangkut perhitungan keuangan sangat mutlak diperlukan.</p>
<p>Mata kuliah Finansial/Matematika Keuangan ini disusun dengan mempertimbang- kan hal di atas. Mata kuliah Finansial membahas tentang konsep dan teknik analisis yang dipergunakan untuk mengevaluasi nilai dari suatu sistem, produk, atau jasa dalam praktek perbankan dan ekonomi teknik. Materi yang dibahas adalah mengenai perhitungan nilai kini (Present Value), nilai akhir (Future Value), cicilan berkala (Periodic Payment), perhitungan Internal Rate of Return (IRR) serta analisa Net Present Value dari sebuah cash flow yang diterapkan pada praktek Perbankan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/memans.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/memans.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/memans.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/memans.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/memans.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/memans.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/memans.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/memans.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/memans.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/memans.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=30&subd=memans&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://memans.wordpress.com/2009/10/09/analisis-program-aplikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41ab5127232c7d53b330f0b62ef92257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">memans</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGANTAR SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN *)</title>
		<link>http://memans.wordpress.com/2009/01/25/pengantar-sistem-otomasi-perpustakaan/</link>
		<comments>http://memans.wordpress.com/2009/01/25/pengantar-sistem-otomasi-perpustakaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 05:17:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>memans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://memans.wordpress.com/2009/01/25/pengantar-sistem-otomasi-perpustakaan/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Lamang *)
“ Over the last few hundred years, librarians have become skilled at finding the good stuff, organizing it, and making it easier for people to find and use. Librarians also figth for important ideas like fredoom of expression and thought, equality of access to information, and literary” . (Onno W. Poerbo, 1999, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=17&subd=memans&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh : Lamang *)</p>
<div id="attachment_18" class="wp-caption alignleft" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-18" title="tanlam1" src="http://memans.files.wordpress.com/2009/01/tanlam1.jpg?w=500&#038;h=375" alt="Sehari Bersama Tantowi Yahya" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">Sehari Bersama Tantowi Yahya</p></div>
<p>“ Over the last few hundred years, librarians have become skilled at finding the good stuff, organizing it, and making it easier for people to find and use. Librarians also figth for important ideas like fredoom of expression and thought, equality of access to information, and literary” . (Onno W. Poerbo, 1999, mantan Kepala Perpustakaan ITB, dan Pakar Teknologi Informasi Asia).</p>
<p>= Selama beberapa ratus tahun terakhir, perpustakaan telah menjadi terampil dengan adanya pengelolaan koleksi yang baik sehingga membuat orang lebih mudah menemukan dan menggunakannya. Perpustakaan juga berperan dalam ide-ide penting, seperti kebebasan berekspresi dan berkarya, kebebasan menerima informasi dan literatur lainnya. Terjemahan bebas oleh  Penulis, 2007.<span id="more-17"></span></p>
<p>I. PENDAHULUAN</p>
<p>Perpustakaan merupakan tempat penyimpanan buku-buku, majalah, dan informasi aktual lainnya, yang dibutuhkan pada saat seseorang ingin menambah pengetahuan dari tulisan tersebut. Kehadiran perpustakaan bagi masyarakat bukan hanya menambah pengetahuan saja tetapi juga dapat membantu mencipatakan teknologi sederhana di dalam melakukan pekerjaannya.<br />
Konsep perpustakaan yang komvensioanal seperti di atas telah berubah secara dramatik pada beberapa tahun belakangan ini. Di negara-negara yang sudah maju, informasi yang ada pada suatu perpustakaan dapat di akses di rumah, di kantor, di ruang kuliah, atau di tempat-tempat lain, dan pada waktu kapanpun kita mau. Hal ini dapat terjadi karena perpustakaan konvensioanal, yang sebelumnya hanya merupakan tempat penyimpanan buku-buku yang secara pasif menunggu pembaca, menjadi suatu pusat informasi yang secara proaktif berada dimana-mana.<br />
Berdasarkan visi perkembangan perpustakaan di Indonesia ke depan bahwa yang menjadi acuan perkembangan perpustakaan adalah terciptanya jaringan (Networking) antar perpustakaan, baik antar unit yang ada di Indonesia, maupun akses kepada dunia global. Dan juga terciptannya konsep perpustakaan yang baru, yaitu yang asalnya perpustakaan yang pasif, terisolasi, dan tidak populer, menjadi suatu pusat informasi yang bersifat proaktif, dapat menyediakan informasi global secara lengkap, dan dibutuhkan oleh setiap orang. Ini pertanda bahwa pergeseran nilai-nilai masyarakat dalam aktivitas kehidupannya semakin mengikuti trend zaman, yang dibarengi dengan kemajuan teknologi dan ledakan informasi<br />
yang semakin mengglobal.</p>
<p>II. PENGERTIAN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN</p>
<p>Pengertian otomasi perpustakaan sangat beragam pendapat yang dikemukakan oleh para pakar perpustakaan dan teknologi informasi, namun penulis mengutip yang sangat relevan dengan judul makalah tersebut di atas.</p>
<p>M.S. Kauffan, 2006, menguraikan pengertian sistem otomasi secara umum adalah sebagai berikut:</p>
<p>“An automation system is a precisely planned change in a physical or administrative task utilizing a new process, method, or machine that increases productivity, quality, and profit while providing methodological control and analysis.  The value of system automation is in its ability to improve effiency; reduce wasted resources associated with rejects or errors; increase consistency, quality, and customer satisfaction; and maximize profit”.</p>
<p>= Suatu sistem otomasi adalah suatu perubahan yang direncanakan di dalam suatu phisik atau tugas administratif yang memanfaatkan suatu proses baru, metoda, atau mesin untuk meningkatkan produktivitas, mutu, dan  menyediakan analisa serta kendali metodologis. Nilai otomasi sistem adalah dalam  kemampuannya  untuk meningkatkan effiensi; mengurangi sumber daya yang berlebihan serta yang  berhubungkan dengan kesalahan-kesalahan yang terjadi; meningkatkan konsistensi, mutu, dan kepuasan pelanggan; dan memaksimalkan laba.(M.S Kauffman, 2006), dan lebih lanjut mengatakan:</p>
<p>Utilizing an automation system can be a simple change like providing production workers cordless drills in place of corded drills to allow for greater feedom of movement in performing their task. Complex automation systems integrate computer hardware and software, robotic equipment, line equipment, shipping processes, inventory control and employee training to increase manufacturing efficiency and product quality.</p>
<p>= Pemanfaatan suatu sistem otomasi bisa merupakan suatu perubahan sederhana seperti para pekerja produksi yang menyediakan latihan tanpa mengikat sebagai pengganti latihan diikat untuk memungkinkan kebebasan bergerak yang lebih besar di dalam melakukan/ menyelenggarakan tugas mereka. Otomasi kompleks sistem mengintegrasikan perangkat keras dan lunak komputer, peralatan robotik, peralatan alat gambar, proses pengiriman, pengendalian persediaan dan pelatihan karyawan untuk meningkatkan mutu produk yang lebih efisiensi.</p>
<p>Sedangkan, CARTTRANT dan MORTENTZ, mengatakan bahwa otomasi adalah usaha pengumpulan,pengolahan,penyimpanan,penyebaran,dan pemanfaatan informasi dengan menggunakan sarana mesin(komputer)untuk mencapai suatu tujuan.</p>
<p>SULISTYO-BASUKI, berpendapat bahwa otomasi perpustakaan adalah Penerapan teknologi informasi untuk kepentingan perpustakaan mulai dari pengadaan, hingga ke jasa informasi bagi pembaca.</p>
<p>Lebih lanjut yang dikemukakan oleh Abd. Rahman Saleh, bahwa penerapan teknologi komputer di bidang perpustakaan dan informasi menjadi semakin penting, karena teknologi ini menjanjikan peningkatan mutu layanan perpustakaan terutama kecepatan dan efesiensi kerja.</p>
<p>Dari berbagai pendapat tentang pengertian sistem otomasi, maka penulis menyimpulkan  bahwa teknologi yang sangat mempengaruhi penyelenggaraan perpustakaan adalah teknologi komputer dan telekomunikasi, atau lebih dikenal dengan istilah  teknologi informasi. Meski dengan segala keterbatasan, penerapan komputer bagi perpustakaan, telah dimulai sejak tahun 1980-an, namun kecepatan perpustakaan di Indonesia  menerapkan komputer waktu itu memang relatif masih rendah, tidak seperti sekarang ini. Namun waktu itu kesadaran akan pentingnya teknologi ini telah ada di kalangan para pustakawan. Sebagai contoh, Blasius Sudarsono menyatakan bahwa teknologi informasi akan sangat berperan dan akan menjadi tulang punggung karya dokumentasi maupun jasa informasi, sehingga antisipasi atas perkembangan teknologi informasi harus menjadi perhatian para pengelola informasi (Sudarsono, 1994).</p>
<p>Pernyataan itu mengacu pada hasil Konggres ke 44 International Federation of Documentation and Information (FID) di Helsinki pada tahun 1988. Pada konggres itu telah diperkirakan bahwa pemakaian teknologi informasi pada tahun 2010 akan memiliki kemampuan hypertext dan hypermedia. Dengan perangkat itu pencarian, penanganan, dan penggabungan informasi berupa  teks, suara dan gambar sudah dimungkinkan. Perkembangan teknologi informasi ternyata begitu cepat, sehingga apa yang diperkirakan di Helsinki, sekarang sudah terjadi. Ini menunjukkan lebih cepat dari perkiraan konggres.</p>
<p>Bagaimana keadaan masa kini? Perkembangan perpustakaan di Indonesia dalam menerapkan  teknologi informasi sekarang sudah lebih cepat. Sebagai ilustrasi, Yogi Hartono memperkenalkan manajemen koleksi media audio visual  di Trans TV. Koleksi media ini meliputi berbagai rekaman suara (sound recording), rekaman video baik dalam magnetic tape maupun dalam  film, serta berbagai gambar lain yang dipakai di Trans TV. Media dan teknologi perekaman seperti teknologi optik, betacam, digital betacam, dvd, dvc, maupun dvc-pro. Semua media itu disusun dalam perpustakan dengan memakai dua perangkat lunak yaitu perspective fokus dan library cassette management. Layanan perpustakaan disediakan melalui jaringan intranet, sehingga pengguna dalam lingkungan Trans TV dapat mengakses informasi yang ada pada perpustakaan virtual (Vlib) tanpa harus datang di lokasi Vlib (Hartono, 2005).<br />
Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat, menuntut pustakawan dan perpustakaan untuk berjuang dan bekerja lebih keras lagi dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan serta keahlian dalam bidang perpustakaan, dokumentasi dan informasi, serta teknologi informasi. Maka mau tidak mau pustakawan harus berani dan bersedia melakukan terobosan dan perubahan agar dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi pada perpustakaan yang dikelolanya. Penguasaan semua materi yang saya sebut ini akan menjadikan pustakawan semakin profesional dalam melaksanakan tugasnya.</p>
<p>III. SISTEM KOMPUTER OTOMASI PERPUSTAKAAN</p>
<p>a.	Hardware<br />
Hardware dalam bahasa Indonesia adalah perangkat keras yaitu suatu sarana komputer yang terdiri dari input device, processingdevice, output device, dan mass strorage sehingga perintah atau instruksi yang diberikan kepadanya dapat terlaksana dengan baik sehingga mencapai hasil yang diinginkan.</p>
<p>b.	Sofware adalah merupakan perangkat lunak yang dijadikan oleh perangkat<br />
keras dalam melaksanakan instruksi-instrusi untuk memerintah mesin melakukan tugas tertentu. Lebih terperinci apa yang dinyatakan oleh Saydan (1992), bahwa perangkat yang diperlukan dalam sistem pengolahan data berupa instuksi, program, prosedur, metode kerja, dan lain-lain sebagainya.</p>
<p>c.	Brainware<br />
Disamping ada perangkat keras dan lunak dalam sistem komputer otomasi ada juga perangkat yang sangat berperanan di dalam mencapai suatu tujuan sistem jaringan otomasi, yakni perangkat pemikir (Otak) yang lazim disebut sumber daya manusia. Karena perangkat sumber daya manusialah yang akan merencanakan, melaksanakan, mengndalikan, dan mengevaluasi serta menindak lanjuti suatu program otomasi perpustakaan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Sondang P. Siagian, bahwa komputer itu mesin hitung-tik yang cepat, mahal, tetapi dungu, komputer dikatakan sebagai alat yang dungu karena tidak mengambil keputusan, tidak dapat berpikir seperti manusia. Adanya paradigma komputer ini, sehingga peranan manusia dalam proses komputerisasi menjadi semakin penting dalam menggerakkan seluruh fasilitas teknologi informasi.</p>
<p>d.	Pedoman Standar<br />
Jika kita ingin bekerja maksimal dan terarah untuk mencapai suatu tujuan tertentu, maka perlu ada arah pandang tersendiri. Di dalam melaksanakan kegiatan otomasi perpustakaan harus memiliki pedoman standar kerja pengolahan yang jelas agar pelaksanaan pekerjaan terorganisir, terarah, dan ada keseragaman kerja yang terpadu. Pedoman standar ini dibagi dua macam, yaitu untuk pedoman standar pengolahan deskripsi bahan pustaka secara manual, maka menggunakan Pedoman Katalogasi AACR2, ISBD(S) dan peraturan katalogasi yang diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional RI.<br />
Sedangkan pedoman standar untuk pengolahan deskripsi bahan pustaka yang akan di otomatisasikan adalah menggunakan Pedoman IndoMARC.<br />
e.	Data dan Informasi<br />
Data adalah suatu fakta atau keterangan yang benar dan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian. Sedangkan informasi adalah data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi penerima dan memiliki nilai nyata yang dibutuhkan untuk proses pengambilan keputusan saat ini maupun saat mendatang (Gordon B. Davis, 1995). Namun yang dimaksud data dan informasi dalam system otomasi perpustakaan adalah segala bentuk yang dapat memberikan keterangan atau informasi kepada pengguna perpustakaan, sehingga kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan dapat terpenuhi dengan menggunakan sarana yang ada di perpustakaan,. Saran yang memiliki informasi dan paling banyak diperlukan di perpustakaan adalah koleksi bahan pustaka dalam bentuk buku, majalah, surat kabar, jurnal, dan informasi-informasi terseleksi lainnya, baik dalam bentuk manual (hardcopy) maupun elektronik (Rekaman).</p>
<p>f.	Telekomunikasi<br />
Fungsi telekomunikasi adalah untuk menghubungkan titik-titik lokasi sehingga terjadi hubungan dan kemudahan menyalurkan informasi antar titik-titik tersebut.<br />
Dalam sistem otomasi perpustakaan yang berbentuk jaringan atau menggunakan perangkat komputer secara multi user tentu harus di lengkapi dengan sarana telekomunikasi yang memadai, agar proses akses dan penyaluran data dari terminal ke terminal lainnya atau dari komputer client ke komputer server.<br />
Perangkat ini adalah sarana penghubung akses data baik antar ruangan maupun ke tempat yang lebih jauh lagi. Sarana untuk komunikasi setiap sistem telekomunikasi memiliki beberapa komponen yaitu :<br />
1.	Telepon<br />
2.	Radio<br />
3.	Pemancar (VSAT), dan WAFLan.<br />
Sarana transmisi telekomunikasi ini yang akan menghubungkan data analog ke data digital melalui komputer ke komputer lain, atau antara satu wilayah ke wilayah lebih luas dengan istilah jaringan global informasi.</p>
<p>IV. MANFAAT TEKNOLOGI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN</p>
<p>Manfaat penerapan teknologi informasi bagi pemakai perpustakaan menurut Henderson  (1992) adalah :<br />
1.	Menyediakan akses yang cepat dan mudah pada informasi ;<br />
2.	Menyediakan akses jarak jauh bagi pemakai ;<br />
3.	Menyediakan akses 24 jam (bila TI dioperasikan atau jasa layanannya sudah dalam bentuk web browsher) bagi pemakai :<br />
4.	Menyediakan akses informasi yang tidak terbatas dari berbagai jenis sumber ;<br />
5.	Menyediakan informasi yang lebih mutakhir ;<br />
6.	Menyediakan informasi yang dapat digunakan secara luwe bagi pemakai sesuai dengan kebutuhannya ;<br />
7.	meningkatkan keluwesan , dan<br />
8.	Memudahkan informasi ulang dan kombinasi data dari berbagai sumber.</p>
<p>Lebih jauh Cohrane (1992), menyebutkan beberapa keuntungan teknologi informasi bagi perpustakaan sebagai berikut :<br />
1.	Memudahkan itegrasi berbagai kegiatan perpustakaan ;<br />
2.	Memudahkan kerjasama dan pembentukan jaringan perpustakaan ;<br />
3.	Membantu menghindari duplikasi kegiatan di perpustakaan ;<br />
4.	Menghilangkan pekerjaan yang bersifat mengulang (Repetitif) dan karenanya tidak menarik dan membosangkan<br />
5.	Membantu perpustakaan memperluas jasa perpustakaan.<br />
6.	Menimbulkan berbagai peluang untuk memasarkan jasa perpustakaan<br />
7.	Dapat menghemat uang dan malahan menjadi menghasilakn uang, dan<br />
8.	Meningkatkan efesiensi.</p>
<p>Namun disis lain teknologi informasi memiliki kerugian/kelemahan atau kendala dalam penerapannya di Indonesia, misalnya menyangkut biaya, ketersediaan prasarana, seperti jaringan telekomunikasi, sikap pimpinan yang kurang menyadari keberadaan komputer bagi perputakaan serta adanya sikap gagap teknologi di kalangan pustakawan [GATEK].</p>
<p>V. KEGIATAN PERPUSTAKAAN YANG DIOTOMASIKAN</p>
<p>Program teknologi informasi di bidang perpustakaan, telah berkembang melalui beberapa tahapan yang sejalan dengan perkembangan teknologi informasi. Perkembangan teknologi ternyata sangat berpengaruh terhadap konsep otomasi perpustakaan. Kalau pada awal kegiatan perpustakaan secara terpisah, perkembangan selanjutnya dicoba suatu konsepsi pengembangan sistem secara terpadu. Bambang Setiarso (1997), berpendapat bahwa ada tiga fungsi utama dengan adanya sistem terpadu pada perpustakaan yaitu, pengadaan bahan pustaka /informasi, pengolahan informasi yang didapat , dan layanan informasi berupa sajian yang layak dipakai. Selanjutnya ketiga fungsi tersebut diatas perlu ditunjang atau didukung oleh administrasi, secara teknis dan penelitian/ pangembangan yang mantap.<br />
Dari batasan tersebut di atas penulis, menguraikan kegiatan-kegiatan yang sangat perlu diotomatisasikan dalam pengelolaan perpustakaan:</p>
<p>a. Akuisisi<br />
Bagian pengadaan di perpustakaan sering disebut akuisisi termasuk bagian seleksi bahan pustaka. Namun dalam otomasi perpustakaan. Kegiatannya hanya memberikan informasi pertimbangan pengadaan bahan pustaka yang dibutuhkan oleh pengguna perpustakaan, baik dari hasil kegiatan verifikasi deskripsi bahan pustaka yang sudah ada maupun yang belum ada atau akan dipesan. Menurut Muh. Najib (1993), dalam Boss dan Maecum, menyatakan bahwa sistem pengadaan bahan pustaka dengan menggunakan komputer yang ideal meliputi sebagai berikut:<br />
1.	Mampu mengetahui bahan-bahan yang sudah ada di perpustakaan sehingga mudah memesan ;<br />
2.	Memungkinkan pustakawan dalam memesan tambahan bahan pustaka bila masih di perlukan ;<br />
3.	Mampu mengetahui keadaan penjual dan penyalur buku ;<br />
4.	Mudah menentukan apakah materi tertentu yang dipesan sudah tidak terbit lagi atau belum terbit.<br />
5.	Memudahkan Pustakawan memesan langsung ke penjual buku lewat<br />
komputer dan mengatur perincian biayanya ;<br />
6.	Memungkinkan bahan yang dipesan bila tersedia di kirim oleh penjual buku dalam jangka waktu 24 jam ;<br />
7.	Memungkinkan untuk mengetahui judul-judul penting yang tersedia di database sehingga bisa digunakan untuk menyeleksi buku, dll.<br />
b. Pengolahan<br />
Kegiatan pegolahan yang dimaksud adalah kegiatan rutin/pokok pegolahan<br />
Bahan pustaka yakni, penetapan nomor klasifikasi dan pembuatan deskripsi     data bibiografis bahan pustaka yang lazim disebut katalogisasi.</p>
<p>Fungsi kegiatan klasifikasi bahan pustaka dalam sistem otomasi perpustakaan adalah untuk menyeragamkan nomor-nomor klas buku yang sudah ada di dalam pangkalan data (T082). Sedangkan kegiatan katalogisasi bahan pustaka yang baru diolah dalam pangkalan data, harus terlebih dahulu dibuatkan deskripsinya baik melalui worksheet manual maupun langsung pada lembar kerja sistem yang ada di pangkalan data komputer server. (T020-T999)</p>
<p>c. Sirkulasi<br />
Untuk kegiatan sirkulasi merupakan keluar dan masuknya bahan pustaka atau<br />
dengan kata lain peminjaman, pengembalian , denda, tagihan, dan pendaftaran anggota perpustakaan secara terintegrasi secara cepat. Di samping kecepatan transaksi peminjaman dan pengembalian buku, komputer dapat membantu pustakawan pada bagian sirkulasi dalam hal-hal sbb :<br />
1)	Menentukan judul buku yang tersedia dan dimana lokasi buku tersebut di simpang ;<br />
2)	Menentukan apakah seseorang pengguna dapat meminjam atau tidak ;<br />
3)	Menyiapkan surat peringatan pada peminjam buku-buku yang sudah melampaui batas-batas pengembaliannya ;<br />
4)	Memungkinkan seseorang pengguna dapat memesan bahan pustaka tertentu yang sedang tidak berada di perpustakaan ;<br />
5)	Dapat menghitung denda apabila seseorang terlambat mengembalikan buku ;</p>
<p>d. Statistik<br />
Kata statistik mempunyai dua macam pengertian, yakni dalam arti luas dan dalam arti sempit. Dalam pengertin luas adalah cara-cara ilmiah yang dipersiapkan untuk mengumpulkan, menyusun, menyajikan, dan menganalisa, data penyelidikan yang berwujud angka-angka. Dalam pengertian sempit adalah cara menunjukkan semua kenyataan yang berwujud angka-angka tertentu suatu kejadian atau gejala tertentu. Lebih jauh statistik diharapkan dapat menyediakan dasar-dasar yang dapat dipertanggungjawabkan untuk menarik kesimpulan yang benar dan untuk mengambil keputusan yang layak. Statistik perpustakaan dalam otomasi adalah pengetahuan tentang cara mengelola data yang berupa angka-angka, table, grafik, mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan keadaan terutama kondisi aktivitas pengolahan bahan pustaka dan pelayanan sirkulasi.</p>
<p>e. Penulusuran Informasi<br />
Penulusuran informasi dengan istilah asing, information retrieval, search information, seeling information. Paulina Atherton (1986), mengemukakan bahwa penemuan kembali informasi adalah suatu operasi dimana butir-butir dipilih dari suatu koleksi, tidak hanya katalog perpustakaan, tetapi juga indeks atau bibliografi. Proses penumuan kembali berulang-ulang pada setiap penelusuran informasi. Sementara H.S. Lasa (1997) dalam kamus istilah perpustakaan, memberikan batasan penemuan kembali informasi sebagai proses pencarian kembali informasi yang disimpang suatu perpustakaan.<br />
Penelusuran informasi di dalam sistem jaringan otomasi yang dimaksud adalah pencarian an penemuan informasi melalui catalog yang terpasang pada computer server atau melalui web browsher internet.</p>
<p>f. Jaringan Kerjasama Informasi<br />
Kerjasama ini bisa diartikan dengan kerjasama antara dua atau lebih organisasi (dalam hal ini perpustakaan) untuk mengadakan layanan perpustakaan bersama untuk keperluan bersama dengan menggunakan falitas komputer yang ditunjang oleh tersedianya data base bibliografi bahan pustaka yang dipakai bersama. Jaringan kerjasam informasi yang dimaksud adalah layanan silang informasi khususnya deskripsi data bibliografi bahan pustaka yang dimiliki masing-masing perpustakaan baik yang sudah diolah dalam bentuk CD ROM (Off Line), maupun dalam bentuk Katalog Online di Internet dengan memiliki metadata format data base yang sama.</p>
<p>VI. PEMILIHAN DAN PEMELIHARAAN SISTEM OTOMASI  PERPUSTAKAAN</p>
<p>Di dalam penerapan sistem otomasi perpustakaan yang baik, maka perlu pertimbangan dan pemikiran yang matang di dalam merencanakan baik penyediaan perangkat maupun penentuan sistem manajeman yang akan dipakai. Khusus untuk pengadaan perangkat keras dan lunak serta sistem pengelolaannya harus memperhatikan beberapa faktor dan indikator yang akan menjadi subtansi pelaksanaan pekerjaan. Statemen ini bertujuan agar di dalam pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan dengan baik sesuai yang diinginkan dengan berdasarkan prinsip efesiensi, efektifitas, dan peningkatan produktifitas kerja.<br />
M.B. Line, dalam laporannya kepada British Menyatakan bahwa penerapan otomasi perpustakaan mempunyai dua tujuan utama yaitu :<br />
1) Untuk pelayanan yang lebih baik dengan biaya yang lebih murah<br />
2) Untuk mendapatkan keuntungan  (kelebihan) yang lebih besar.</p>
<p>Syarat-syarat sistem komputer yang memudahkan pemakai di perpustakaan adalah :<br />
1.	Efektif biaya, artinya pengguaan sistem berbantuan komputer tidak berbeda biaya dengan metode manual ;<br />
2.	Nyaman, artinya mudah diperoleh ;<br />
3.	Penggunaannya mudah, artinya instruksi yang diberikan jelas, prosedur yang digunakan langsung tidak berbelit-belit ;<br />
4.	Penggunaan syistem berbantuan komputer dianggap lebih mentereng, dan secara ekonomis menarik serta lebih bergensi ;<br />
5.	Menghibur, artinya komputer merupakan mainan baru bagi pemakai ;<br />
6.	Cara mengguanakannya tidak berbeda dengan cara pemakai memperoleh informasi melalui sistem manual artinya tidak jauh menyimpang dari prosedur yang digunakan pemakai (Sulistyo-Basuki, 1991).<br />
a.	Harga Murah<br />
Indikator ini merupakan suatu perkiraan biaya yang dapat dijangkau oleh Platfon anggaran perpustakaan yang akan dipakai untuk membelinya. Namun tidak mengabaikan kwalitas perangkat yang akan diadakan dengan standar built up.</p>
<p>b.	User Friendly<br />
Pengadaan perangkat lunak selayaknya mempertimbangkan dengan keramahan di dalam pemakaiannya. Keramahan yang dimaksud adalah kemudahan di dalam mengoperasikan serta tidak membuat operator merasa canggung/asing menggunakannya.</p>
<p>c.	Instans dan terientegrity<br />
Perangkat instans adalah perangkat lunak yang sudah siap pakai dikalagan umum dan sudah memenuhi persyaratan standarnisasi nasioanal atupun internasioanal. Perangkat lunak ini pula harus dirancang sedemikian rupa menurut kebutuhan aktivitas perpustakaan, agar nantinya di dalam pengopersiannya secara terpadu sampai menghasilkan sesuatu yang maksimal.</p>
<p>d.	Fleksibel<br />
Keflesibelan suatu perangkat yang akan diimplementasikan di perpustakaan, memang suatu tuntutan dan kebutuhan pustakawan sebagai tenaga operator dan pengguna perpustakaan sebagai pemakai jasa layanan otomasi yang setiap saat menggunakannya. Disamping itu, perangkat keras yang dipakai akan mudah up grade di masa akan datang apabila sudah tiba waktunya untuk dikembangkan secara spesifikasi dan tingkat kemampuan kerjanya dibutuhkan.</p>
<p>e.	Kompatibilitas dengan perangkat lunak lainnya (Compatibility)<br />
Penyesuaian antara program yang ada dengan program lain yang akan dipergunakan dalam melaksanakan suatu pekerjaan, tampa ada pengaruh yang sifatnya akan menghambat proses kerja yang sedang berlangsung.</p>
<p>VII. PENUTUP</p>
<p>Demikian beberapa uraian makalah ini, kiranya dapat menjadi bahan informasi di dalam rencana penerapan sistem otomasi perpustakaan, agar perpustakaan yang dikelola dapat lebih menghasilakan produk informasi yang lebih mudah, dan tepat serta memiliki akurasi yang tinggi.<br />
Dengan menggunakan komputer beserta peralatan telekomunikasi lainnya, diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran informasi secara cepat, terpadu, baik melalui jaringan offline maupun jaringan online yang lebih luas (Internet).</p>
<p>DAFTAR PUSTAKA</p>
<p>ATHERTON, Pauline. Sistem dan Pelayanan Informasi. Penerjamah, Bambang Hartono. Jakabar : Aneka Kencana Abadi, 1986.</p>
<p>BOSS, R.W. dan MARCUM, Online Acquisition System for Libraries. Library Tecnology reports, 17, No.2, Marc-April 1981.</p>
<p>HARININGSIH, S.P. Teknologi Informasi. Yogyakarta : Graha Ilmu, 2005.</p>
<p>HENDARSON, F. “ Ralation With User “ Dalam Information Tecnology in special Libraries. London : Routledge, 1992.</p>
<p>http://www.geocities.com/HotSprings/</p>
<p>INDONESIA. Depdikbud. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ed. Kedua. Jakarta : Balai Pustaka, 1996.</p>
<p>LAMANG. Efektifitas Penerapan Sistem Otomasi Perpustakaan Dalam Peningkatan Jasa Layanan Perpustakaan Nasional Propinsi Jawa Barat. Skripsi Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fak. Komunikasi Universitas Padjajaran Bandung, 1999.</p>
<p>MERATI, G. Widadnyana. Perpustakaan dalam Era Teknomogi Informasi. Makalah Seminar Internet di Bandung, 1997.</p>
<p>PRYTHERICH, Ray. Harrod’s Librarians Glossary. Eight. England : Gower, 1995.</p>
<p>PUTRANTA, Hastha Dewa. Pengantar Sistem dan Teknologi Informasi. Yogtakarta : Ames 2004.</p>
<p>RAHARJO, Budi. Memahami Teknologi Informasi. Jakarta : Elex Media Komputindo, 200.</p>
<p>SADJA, Rhiza S. Perpustakaan Digital di Era Informasi Golobal. Makalah seminar sehari Digital Library di Era Global. 17 Januari 2005, dilaksanakan HNJ Ilmu Perpustakaan Unhas bekerjasama PD IPI Sulsel.</p>
<p>SULISTYO-BASUKI. Periodesasi Perpustakaan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 1995.</p>
<p>_____________, Teknik dan Jasa Dokumentasi. Jakarata : Gramedia Pustaka, 1992.</p>
<p>SUTEJO, Budi. Kamus ++ Jaringan Komputer. Yogyakarta : Andi, 2003.</p>
<div id="attachment_16" class="wp-caption alignleft" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-16" title="Tantowi-Lmg" src="http://memans.files.wordpress.com/2009/01/tanlam.jpg?w=500&#038;h=375" alt="Seminar Minat Baca Internasion di Jakarta" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">Seminar Minat Baca Internasion di Jakarta</p></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/memans.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/memans.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/memans.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/memans.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/memans.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/memans.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/memans.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/memans.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/memans.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/memans.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=17&subd=memans&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://memans.wordpress.com/2009/01/25/pengantar-sistem-otomasi-perpustakaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41ab5127232c7d53b330f0b62ef92257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">memans</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://memans.files.wordpress.com/2009/01/tanlam1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tanlam1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://memans.files.wordpress.com/2009/01/tanlam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tantowi-Lmg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LAYANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DAN JASA RUJUKAN*)</title>
		<link>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/layanan-perpustakaan-sekolah-dan-jasa-rujukan/</link>
		<comments>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/layanan-perpustakaan-sekolah-dan-jasa-rujukan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 09:32:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>memans</dc:creator>
				<category><![CDATA[PERPUSTAKAAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://memans.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Lamang**)
 
I. Pendahuluan
 
Sejarah modern membuktikan bahwa mutu pendidikan dapat memperoleh wajah suatu negara dalam satu generasi. Jepang dan Korea Selatan dalam waktu kurang dari lima puluh tahun telah dapat merubah negaranya dari suatu negara agraris menjadi negara industri, berkat sistem pendidikan yang diarahkan ke penguasaan teknologi dan informasi. Pendidikan yang maju merupakan sarana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=10&subd=memans&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;"><strong><span style="font-size:18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Oleh</span></span></strong><strong><span style="font-size:18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Lamang**)</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">I.<span> </span>Pendahuluan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sejarah modern membuktikan bahwa mutu pendidikan dapat memperoleh wajah suatu negara dalam satu generasi. Jepang dan Korea Selatan dalam waktu kurang dari lima puluh tahun telah dapat merubah negaranya dari suatu negara agraris menjadi negara industri, berkat sistem pendidikan yang diarahkan ke penguasaan teknologi dan informasi. Pendidikan yang maju merupakan sarana yang terpenting untuk mebangun suatu negara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Salah satu tujuan kemerdekaan kita adalah memberi kesempatan kepada semua warga Negara Indonesia untuk menuntut ilmu demi perbaikan taraf hidupnya, sesuai dengan perhatian dan kemampuan intelektualnya. Usaha pemerintah ke arah ini telah dilaksanakan dengan menambah jumlah sekolah, menyediakan sumber informasi <span> </span>dan mengalokasikan anggaran pendidikan tahun 2006 sebanyak 37,8 trilium (Fajaronline,2005). Peningkatan kuantitas sekolah belum cukup untuk dapat menghasilkan manusia yang terdidik, sebagai sarana utama membangun masa depan Indonesia. Peningkatan kuantitas harus diikuti dengan peningkatan mutu pendidikan. Mutu pendidikan yang tinggi bagi warga Negara merupakan sarana terpenting bagi pembangunan disamping sumber kekayaan alam dan sumber daya manusia yang melimpah. Untuk dapat ikut dalam percaturan dunia, kita harus dapat mengikuti perkembangan dunia terutama perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sarana dan cara yang diperlukan untuk dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah mendirikan perpustakan, taman bacaan dan sumber-sumber belajar lainnya dan menggalakkan kebiasaan atau kegemaran membaca yang harus ditanamkan sejak usia dini.</span><span id="more-10"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Untuk menanamkan kebiasaan atau kegemaran membaca faktor-faktor yang mempengaruhi adalah guru, orang tua, alat dan lingkungan belajar, serta sarana belajar yang memadai yang satu sama lain saling berkaitan. Sarana belajar yang dimaksud adalah eksistensi perpustakaan di tengah-tengah siswa dan pelaku organisasi sekolah lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan<span> </span>pendidikan yang semakin mendesak dan <span> </span>mengalami paradigma baru dalam praktik antara lain:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Waktu berubah, dan kebutuhan berubah pula, yakni pendidikan selalu berkembang dan berubah. Dari pendekatan mengajar secara tradisionl ke arah aspek modern yang melibatkan sitem multimedia dan komunikasi elektronik. Pencarian jawaban yang tepat sekarang ini tidak cukup dari satu sumber saja.<span> </span>Begitu juga keseimbangan antara “content dan “process” dalam ruang lingkup filsafat pendidikan. Yang dimaksud “content” adalah text book (bahan ajar) dan examination (ujian) . Sedangkan “process” mengedepankan proses penggunaan aneka ragam sumber belajar dalam pembelajaran ( teaching). </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Landasan filosofis pendidikan yang berubah akan membuat perubahan dalam pedagogi, yakni: </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">-</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Siswa lebih banyak<span> </span>terlibat <span> </span>dalam pembelajaran dan guru bertindak sebagai fasilitator.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">-</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Dari pembelajaran berdasarkan bahan ajar menjadi pembelajaran berdasarkan sumber belajar (from text book based learning to resource based learning);</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">-</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Dari penilaian sumatif produk menjadi penilaian formatif proses ( From summative assessment of products to formative assessment of process).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dan apabila perubahan dalam pedagogi ini terjadi, maka peran perpustakan sekolah akan menjadi signifikan dalam pembelajaran di sekolah khususnya sistem belajar mengajar. Selanjutnya akan terimbas perubahan perpustakaan dari hanya berperan sebagai ‘layanan penunjang” (supportive service) menjadi mitra proses pembelajaran yang aktif. Dan juga perpustakaan berubah dari penyedia informasi tercetak menjadi koleksi multimedia dinamis yang menyediakan informasi lengkap yang berhubungan kegiatan kurikulum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">II. Pengertian Layanan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Banyak argumentasi<span> </span>yang menyatakan<span> </span>bahwa layanan perpustakaan merupakan titik sentral kegiatan perpustakaan. Dengan kata lain, perpustakaan identik dengan layanan karena tidak ada perpustakaan jika tidak ada kegiatan layanan. (Nasution, 1992 : 2).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Layanan perpustakaan adalah pemenuhan kebutuhan dan keperluan kepada pengguna jasa perpustakaan. Tugas yang mulia dan tujuan sebenarnya layanan perpustakaan adalah melayani pengunjung dan pengguna perpustakaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Aktivitas layanan perpustakaan dan informasi bararti penyediaan bahan pustaka secara tepat dan akurat dalam rangka memenuhi kebutuhan informasi bagi para pengguna<span> </span>perpustakaan. Perpustakaan memberikan layanan bahan pustaka kepada masyarakat adalah agar bahan pustaka tersebut yang telah<span> </span>diolah dapat dimanfaatkan dengan cepat oleh masyarakat pengguna perpustakaan .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">III. Tujuan dan Fungsi Layanan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tujuan dan fungsi layanan perpustakaan sekolah adalah menyajikan informasi guna kepentingan pelaksanaan proses belajar mengajar dan rekreasi bagi siswa-siswi,<span> </span>dengan menggunakan bahan pustaka yang ada di perpustakaan tersebut. Kegiatan layanan<span> </span>di perpustakaan sekolah meliputi,<span> </span>peminjaman buku-buku, melayani kebutuhan pelajar dalam kelas, menyediakan sumber informasi<span> </span>bagi murid dan guru serta tenaga administrasi sekolah, membimbing<span> </span>siswa untuk mahir dalam mencari informasi secara mandiri. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Lasa Hs, Seorang kolomnis Perpustakaan dan Pustakawan Universitas Gajah Mada Yogyakarta, membagi 5 (lima)<span> </span>fungsi perpustakaan sekolah adalah 1) Menunjang proses pendidikan; 2) Mengembangkan minat dan bakat siswa; 3) Mengembangkan minat baca guru dan siswa; 4) Menjadi sumber informasi; 5) Memperoleh bahan rekreasi kultural. Sedangkan dalam Surat Keputuan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor: 0103/O/1981, tanggal 11 Maret 1981, membagi<span> </span>beberapa fungsi perpustakaan sekolah sebagai berikut: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-24pt;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Sebagai Pusat kegiatan belajar-mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan seperti tercantum dalam kurikulum sekolah;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-24pt;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pusat penelitian sederhana yang memungkinkan para siswa mengembangkan kreativitas dan imajinasinya;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-24pt;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pusat membaca buku-buku yang bersifat rekreatif dan mengisi waktu luang (Buku-buku hiburan).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 12pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 12pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dari ketiga pendapat tentang fungsi dan tujuan perpustakaan sekolah tersebut di atas, ada salah satu fungsi yang sangat menarik dan perlu dikembangkan adalah sebagai fungsi sumber informasi. Fungsi ini memiliki multifungsi karena dapat dijadikan sebagai sarana belajar untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas sekolah bagi siswa-siswi <span> </span>dan juga dapat berfungsi <span> </span>menambah wawasan dan mewujudkan kreativitas<span> </span>bakat siswa-siswi yang dimiliki sehingga dapat menghasilkan prakarya sederhana bagi diri pribadi yang mandiri kelak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<h1 style="margin:0;"><span style="font-size:14pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">IV. Sistem Layanan Perpustakaan</span></span></h1>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Layanan perpustakaan merupakan salah satu kegiatan teknis yang pada pelaksanaannya perlu adanya perencanaan dalam penyelenggaraannya. Layanan perpustakaan akan berjalan dengan baik apabila akses layanan digunakan tepat dan sesuai dengan kebutuhan penggunanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ada tiga jenis akses dalam layanan perpustakaan, yakni akses layanan terbuka (<em>Open Access</em>), akses layanan tertutup (<em>Close Access</em>), dan akses layanan campuran. Ketiga akses layanan ini ada hubungannya dengan cara bagaimana perpustakaan memberikan kesempatan kepada pembacanya untuk menemukan bahan pustaka dalam mencari informasi. Masing-masing akses tersebut mempunyai kelebihan dan kelemahannya, dan berbeda dalam pelaksanaannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">a. Akses Layanan Terbuka (<em>Open Access</em>)</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Akses layanan ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menemukan dan mencari bahan pustaka yang diperlukan. Pengguna diizinkan langsung ke ruang koleksi perpustakaan, memilih dan mengambil bahan pustaka yang diinginkan. Tujuan akses layanan terbuka adalah memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mendapatkan koleksi seluas-luasnya, tidak hanya sekedar membaca-baca di rak, tetapi juga mengetahui berbagai alternatif dari pilihan koleksi yang ada di rak, yang kira-kira dapat mendukung penelitiannya. Akses layanan terbuka biasanya diterapkan untuk layanan di perpustakaan umum, perpustakaan sekolah, dan perpustakaan perguruan tinggi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Ada beberapa <em>kelebihan</em> yang dapat diambil, apabila perpustakaan menggunakan akses layanan terbuka, antara lain adalah :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pengguna bebas memilih bahan pustaka di rak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pengguna tidak harus menggunakan katalog</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pengguna dapat mengganti bahan pustaka yang isinya mirip, jika bahan pustaka yang dicari tidak ada.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">d.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pengguna dapat membandingkan isi bahan pustaka dengan judul yang dicarinya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">e.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Bahan pustaka lebih bermanfaat dan didayagunakan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">f.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menghemat tenaga pustakawan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Selain kelebihan tersebut, akses layanan terbuka juga memiliki beberapa <em>kelemahan</em> antara lain adalah: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pengguna cenderung mengembalikan bahan pustaka seenaknya, sehingga mengacaukan dalam penyusunan bahan pustaka di rak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Lebih besar kemungkinan kehilangan bahan pustaka.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Tidak semua pengguna paham benar dalam mencari bahan pustaka di rak apalagi jika koleksinya sudah banyak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">d.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Bahan pustaka lebih cepat rusak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">e.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Terjadi perubahan susunan bahan pustaka di rak, sehingga perlu pembenahan terus menerus.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">B. Akses Layanan Tertutup (<em>Close Access</em>)</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Pada akses layanan<span> </span>koleksi tertutup , berarti pengguna tidak boleh langsung mengambil bahan pustaka di rak, tetapi petugas perpustakaan yang akan mengambil. Dengan menggunakan akses ini petugas akan lebih sibuk karena harus<span> </span>mancari bahan pustaka di rak, terutama pada jam-jam sibuk pada saat banyak pengguna yang memerlukan bahan pustaka. Tujuan akses layanan ini adalah memberikan layanan secara terbatas kepada pengguna, sehingga pengguna tidak dapat mencari bahan pustaka yang dibutuhkannya di rak, tetapi akan dilayani oleh petugas. Oleh karena itu, pengguna harus mencari nomor panggil bahan pustaka melalui katalog yang disediakan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em>Kelebihan</em> dengan menggunakan akses layanan tertutup adalah sebagai berikut :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Bahan pustaka tersusun rapi di rak, karena hanya petugas yang mengambil.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Kemungkinan kehilangan bahan pustaka sangat kecil.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Bahan pustaka tidak cepat rusak</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">d.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Penempatan kembali bahan pustaka yang telah digunakan ke rak lebih cepat</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">e.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pengawasan dapat dilakukan secara longgar.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">f.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Proses temu<span> </span>kembali lebih efektif.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Adapun <em>kekurangan</em> dengan menggunakan akses layanan tertutup adalah sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pengguna tidak bebas dan kurang puas dalam menemukan bahan pustaka</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Bahan pustaka yang didapat kadang-kadang tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Katalog cepat rusak</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">d.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Tidak semua pengguna paham dalam menggunakan tehnik mencari bahan pustaka melalui katalog</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">e.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Tidak semua koleksi dimanfaatkan dan didayagunakan oleh pengguna</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">f.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Perpustakaan lebih sibuk.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">C. Akses Layanan Campuran <em>( Mixed Acces</em> )</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Pada akses layanan campuran perpustakaan dapat menerapkan dua sistem pelayanan sekaligus, yaitu layanan terbuka dan layanan tertutup. Perpustakaan yang menggunakan sistem layanan campuran biasanya memberikan layanan secara tertutup untuk koleksi skripsi, koleksi referens, Deposit, <span> </span>atau tesis, sedangkan untuk koleksi lainnya menggunakan akses layanan terbuka.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Sistem layanan campuran ini biasanya diterapkan di perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan sekolah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em>Kelebihan</em> akses layanan campuran<span> </span>adalah sebagai berikut </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-21pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pengguna dapat langsung menggunakan koleksi referens dan koleksi umum secara bersamaan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-21pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Tidak memerlukan ruang baca khusus koleksi referens.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-21pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menghemat tenaga layanan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Adapun <em>kelemahan </em>akses layanan campuran adalah sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Petugas sulit mengontrol pengguna yang menggunakan koleksi referens dan koleksi umum sekaligus.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Ruang<span> </span>koleksi referens dan koleksi umum<span> </span>menjadi satu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Perlu pengawasan yang lebih ketat. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">V. JENIS-JENIS LAYANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">1. Layanan Sirkulasi<span> </span>Bahan Pustaka</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-48pt;text-align:justify;margin:0 0 0 66pt;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">a. Pengertian dan Tujuan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kegiatan pada layanan sirkulasi merupakan ujung tombak jasa perpustakaa, karena pada bagian sirkulasi pertama kali harus berhubungan dengan masalah administrasi peminjaman bahan pustaka. Kegiatan peminjaman ini sering dikenal dengan istilah sirkulasi. Bagian sirkulasi berkaitan dengan masalah peredaran koleksi yang dimiliki perpustakaan. Tujuan layanan sirkulasi adalah memperlancar dan mempermudah proses peminjaman bahan pustaka untuk dibawa pulang oleh pengguna. Pekerjaan pada bagian layanan sirkulasi dibagi menjadi 7 (tujuh) jenis yaitu: pendaftaran peminjaman, prosedur peminjaman, pemungutan denda, pengawasan buku-buku tandon (buku yang dipesan), administrasi peminjaman, statistik peminjaman, dan pinjam antar perpustakaan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Unsur-unsur Pendukung</span></span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kelancaran pekerjaan pada bagian sirkulasi sangat berpengaruh terhadap kelancaran seluruh kegiatan layanan. Oleh karena itu pada bagian sirkulasi perlu didukung beberapa unsur pendukung seperti berikut ini :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">1. Buku petunjuk dan sarana administrasi lainnya, yang memuat keterangan<span> </span>mengenai peraturan penggunaan bahan pustaka, bahan pustaka yang boleh dipinjamkan, kebijakan mengenai denda, penggantian buku yang hilang, jam buka perpustakaan, dan keterangan lain yang memberi pedoman kepada pembaca.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">2.<span> </span>Sarana mobiler dan laci sirkulasi;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">3.<span> </span>Sarana mesin ketik dan komputer lengkap perangkat jaringan lainnya;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">4.<span> </span>Kalender dan Jam dinding.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Cara Pelaksanaannya</span></span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Setiap kali ada pembaca yang ingin meminjam bahan pustaka, maka petugas bagian sirkulasi melakukan hal-hal sebagai berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mengambil kartu buku dari kantong buku, tulis tanggal buku harus dikembalikan pada lajur tanggal kembali, minta kartu peminjaman dan kartu buku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mencatat tanggal kembali dalam lembar pengembalian yang ditempelkan pada bahan pustaka. Catatan ini merupakan peringatan bagi pembaca kapan ia harus mengembalikan bahan pustaka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Setelah jam peminjaman selesai, petugas menyusun kantong-kantong peminjaman dalam kotak peminjaman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dalam proses pengembalian bahan pustaka maka pengguna mengambil kartu buku ke kantong buku, kantong peminjaman dikembalikan kepada pembaca, coret catatan tanggal harus kembali kembalikan buku ke rak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Bila buku terlambat dikembalkan petugas menghitung denda sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Uang denda bervariasi tergantung pada kebijakan masing-masing perpustakaan. Apabila terjadi keterlambatan dalam pengembalian buku, petugas perlu mengirimkan surat peringatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pegawai layanan sirkulasi juga harus membuat statistik peminjaman, baik tentang tambahan anggota baru, jumlah buku yang dipinjam, peminjaman berdasarkan subyek atau klasifikasi, dan jumlah pengunjung. Jenis statistik harian harus dibuat untuk mempermudah membuat statistik bulanan dan tahunan baik dalam bentuk grafik maupun bentuk taleb.</span></p>
<h4 style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-weight:normal;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></h4>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-75pt;line-height:normal;margin:0 0 0 75pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></strong><strong><span style="font-size:small;">Bimbingan Pembaca </span></strong></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Bimbingan pembaca merupakan bimbingan, petunjuk atau panduan serta contoh-contoh kepada pengguna jasa perpustakaan tentang cara-cara membaca yang baik, cepat, dan benar dengan menggunakan koleksi dan peralatan perpustakaan. </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tujuan bimbingan pembaca adalah menemukan buku yang cocok bagi pembaca untuk kepentingan pendidikan, pengembang diri, hiburan, dan lain sebagainya.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">3. Program<span> </span>Layanan Informasi</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>a. <strong><span> </span>Jam Perpustakaan <em>( Library Hour )</em></strong></span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Program ini cocok untuk perpustakaan sekolah, yaitu dengan cara melibatkan siswa dalam kegiatan penyelidikan tentang berbagai jenis subjek yang berhubungan dengan kurikulum sekolah. Semua kegiatan tersebut harus dilakukan di perpustakaan sekolah. Program ini dapat dilakukan setiap minggu dengan cara bergiliran untuk tiap bidang studi. Dan seiring dengan program “Hari Buku” setiap hari Sabtu berkelanjutan pada era tahun 1980-an. </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-9pt;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>b. <strong>Jam Bercerita<span> </span><em>( Story Hour )</em></strong></span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-0.25in;line-height:normal;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><span> </span>Program ini merupakan kegiatan layanan untuk anak-anak, baik diperpustakaan umum maupun di perpustakaan sekolah. Layanan ini bermaksud memperkenalkan buku atau bahan bacaan lainnya yang ada di perpustakaan melalui cerita. Sumber cerita diambil dari buku yang ada di perpustakaan. Kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin tiap minggu dan cerita yang diambil harus bervariasi.<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">4. Layanan Audio Visual</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Layanan ini menyediakan sarana pandang dengar atau bahan khusus yang sering disebut juga bahan non buku (non books material)). Kehadiran koleksi ini untuk memperkaya bahan pustaka dan memungkinkan perpustakaan memberikan layanan yang lebih beragam kepada pengguna perpustakaan sekolah. Koleksi ini menyajikan materi berupa rekaman suara, gambar hidup dan rekaman video, CD, DVD, bahan grafika (foto dan slide), bahan kartografi, mikro form, (mikro film, dan mikro fich) dan Sarana televisi dan DVD Player lainnya.<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">5. <span> </span>Layanan Internet (Warintek)</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><span> </span>Berdasarkan kemajuan teknologi komunikasi dan teknologi informasi yang begitu cepat perkembangannya dan ledakan informasi yang<span> </span>mengglobal<span> </span>sehingga<span> </span>sulit dibendung, maka peran dan kehadiran layanan internet dan warintek di sekolah-sekolah sangat dibutuhkan<span> </span>sebagai sarana penelusuran informasi cepat dan interaktif. Sehubungan dengan itu dengan diterapkannya Kurikulum Berbasis Kompetensi yang memuat mata pelajaran Teknologi Kumunikasi dan Informasi<span> </span>mulai kelas VII sampai dengan kelas IX. Mata pelajaran ini memerlukan kegiatan aplikasi<span> </span>materi yang diperoleh siswa-siswa dalam kelas maka tentu harus di praktikkan lansung dan memerlukan latihan di laboratorium atau di ruangan audio vosual perpustakaan.<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">6. Layanan Silang Layan</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Perpustakaan yang satu memberikan jasa referens atas pertanyaan yang berasal dari perpustakaan yang lain. Pinjam antar perpustakaan berarti perpustakaan yang satu meminjam bahan pustaka yang tidak dimiliki ke perpustakaan lain yang memilki bahan pustaka yang diperlukan pengguna. Sistem dan cara seperti ini dapat dilakukan dengan bekerjasama Perpustakaan Keliling, Mobil Pintar, Taman Bacaan lainnya yang ada di wilayah masing-masing. <span> </span></span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">7. Layanan Terpusat Perpustakaan Sekolah</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perpustakaan yang dikelola oleh beberapa sekolah yang berada dalam satu lingkungan<span> </span>sekolah yang tidak terlalu berjauhan lokasi antar sekolah yang satu dengan sekolah yang lain. Dengan demikian perpustakan tersebut diharapkan dapat melayani semua jenis sekolah yang<span> </span>berlokasi di sekitar perpustakaan. Jadi hanya ada satu perpustakaan untuk melayani beberapa sekolah.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">VI. SISTEM PEMINJAMAN</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>a. Peminjaman dan Tujuan<span> </span>Peminjaman</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perpustakaan dengan akses terbuka memungkinkan pengguna dapat meminjam bahan pustaka untuk dibawa pulang. Untuk itu perlu diciptakan suatu sistem yang mengatur dalam peminjaman sesuai dengan keperluan perpustakaan. Metode peminjaman diperpustakaan dengan sistem kendali sirkulasi.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tujuan penentuan dalam penggunaan sistem peminjaman di perpustakaan adalah untuk mempermudah proses administrasi dan prosedur peminjman. Ada bermacam-macam system yang dapat dipilih oleh perpustakaan antara lain :</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:27pt;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:27pt;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">b. Sistem Peminjaman</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:27pt;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">1) Sistem Ledger</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-0.25in;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span> </span>Sistem ini</strong> menggunakan catatan peminjaman melalui pencatatan dalam buku khusus. Setiap halaman diperuntukkan untuk satu nama peminjam. Pada setiap halaman dicatat alamat dan dibuat kolom untuk data<span> </span>Judul buku, tanda buku, nomor panggil, tanggal peminjaman, tanggal harus kembali, nama Pengarang, dan tanda tangan peminjam.</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><span> </span><span> </span>2) Sistem Dummy</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-9pt;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Sistem ini menggunakan karton atau papan kayu yang di bungkus kertas yang ukuran yang sama dengan buku, kemudian ditulis lengkap data buku, yaitu nomor panggil, pengarang, judul buku. Pada saat buku dipinjam, maka ditulis nama peminjam, nomor peminjam, dan kapan buku harus kembali. Karton atau papan kayu pengganti buku tersebut diletakkan di rak, ditempat buku yang sedang dipinjam. Sistem lama ini kemudian berkembang menjadi sistem `slip`.<strong> </strong></span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>3) Sistem Slip</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-27pt;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Sistem ini menggunakan slip yang berisi data tentang peminjaman dan data yang berisi catatan buku yang dipinjam. Buku dicatat data bukunya dalam slip buku, kemudian slip itu disimpan dalam meja peminjaman. Slip ini kemudian dikembangkan menjadi kartu buku yang dimasukkan kedalam kantong buku. Setiap kali ada peminjaman tinggal nama dan tanggal harus kembali yang ditulis.</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-27pt;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-27pt;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>4) Sistem Kartu Buku</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-9pt;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Sistem ini menggunakan kartu buku dan ditempatkan pada setiap buku kartu keanggotaan atau kartu peminjaman, agar buku-buku yang dipinjam oleh pembaca dapat sekaligus terlihat. Sistem ini banyak digunakan di perpustakaan sekolah. Kartu buku ini dibuat dengan cara pada bagian atas dibuat kolom yang berisi kata PENGARANG dan JUDUL, sedangkan catatan lain pada bagian bawah pengarang dan judul ditulis kolom tanggal peminjaman dan nama peminjaman. Bila buku dipinjam, maka kartu di cabut kemudian pada kolom tanggal ditulis, tanggal harus kembali, sedangkan pada kolom nama peminjam ditulis nama peminjam. Kartu ini kemudian disusun menurut tanggal kembali, nama menurut nama pengarang.</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-9pt;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>5) Sistem Browne</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-9pt;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Sistem ini ditemukan akhir abad ke 19 oleh Nina E.Browne pustakawan dari Library Bureau Boston. Sistem ini kemudian digunakan di Inggris. Sistem ini menggunakan teket yang diberikan kepada setiap anggota perpustakaan. Jumlah buku yang boleh dipinjam setiap anggota bervariasi, tergantung pada kebijakan masing-masing perpustakaan. Tiket anggota ini berisi nomor anggota, nama serta alamat yang diketik pada masing-masing tiket. Tiket pembaca berbentuk kantong untuk itu diperlukan kartu buku yang berisi nomor panggil, nomor induk buku, pengarang, judul, edisi dan tahun terbit. Kartu buku ini dimasukkan ke dalam kantong buku diletakkan pada akhir buku disebelah dalam kiri bawah. Label atau slip tanggal diletakkan pada akhir buku, biasanya berhadap-hadapan dengan kantong buku. Pada slip tanggal dituliskan nomor induk serta nomor panggil. Bila peminjam ingin meminjam maka petugas mencabut kantong kartu buku dari kantong, kemudian dimasukkan ke tiket pembaca. Tanggal harus kembali ditulis pada slip tanggal kembali. Bila tanggal kembali yang sama terdapat berbagai kantong buku, maka kantong buku disusun menurut nomor panggil. Bila anggota mengembalikan buku yang dipinjamnya, lokasi kartu buku dicari berdasarkan tanggal pada slip tanggal serta rincian identifikasi buku yang lain. Tiket buku kemudian dikembalikan<span> </span>sedangkan kartu buku dimasukkan kembali ke kantong. </span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-9pt;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>6) Sistem Newark</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Sistem ini mulai digunakan pada tahun 1900 oleh perpustakaan umum New Jersey, perpustakaan umum di Amerika Serikat kebanyakan menggunakan sistem ini karena dianggap paling mudah, aman, dan efektif. Sistem ini memerlukan beberapa peralatan seperti berikut ini :</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kartu peminjam untuk anggota perpustakaan yang berisi nama, alamat, nomor pendaftaran, tanggal berakhirnya kartu anggota, tanda tangan anggota, kolom tanggal pinjam, dan tanggal harus kembali. Rincian data-data tersebut ditulis dalam kolom-kolom pada kartu peminjam.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kartu buku berisi keterangan mengenai buku, termasuk di dalamnya nomor panggil, pengarang, judul, nomor induk, dan kolom untuk tanggal harus kembali, serta nama peminjam.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kantong buku merupakan kantong yang dilekatkan pada akhir buku, pada kantong ini diketik nama pengarang, judul, serta nomor induk.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Slip tanggal dilekatkan di bagian buku pada bagian akhir buku. Slip tanggal berisi nomor panggil, nomor induk dan kolom tanggal peminjaman.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pada sistem ini peminjam membawa buku yang akan dipinjam beserta kartu anggota<span> </span>ke meja peminjaman. Petugas memberi cap tanggal harus kembali pada kartu peminjaman, slip tanggal, dan kartu buku. Peminjam diminta memberi tanda tangan dikartu buku. Buku dan kartu anggota diserahkan kepada peminjaman. Kartu buku kemudian dijajarkan menurut tanggal harus kembali. Dalam proses pengembalian buku, peminjam harus menyertakan kartu anggota. Petugas memeriksa tanggal harus kembali yang tertera pada slip tanggal. Petugas mencoret tanggal kembali yang tertera pada kartu buku dan slip tanggal. Bila pengembalian itu terlambat, peminjam diharuskan membayar denda. Apabila peminjam ingin memperpanjang pinjaman buku tersebut, petugas mengambil kartu buku dari jajaran peminjaman, kemudian membubuhkan stempel batas waktu harus waktu yang baru. Buku yang dipesan oleh pembaca lain, kartu buku berada di meja peminjaman. Pada kartu buku tersebut diselipkan kertas pesanan yang diberi nama, alamat, dan nomor kartu peminjaman. Kemudian, setelah buku dikembalikan dari peminjam pertama, buku ditahan dan dibuatkan pemberitahuan kepada pembaca yang memesan.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>7) Sistem Detroit</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sistem ini hampir sama dengan sistem peminjaman Browne, hanya berbeda pada slip batas kembali diganti dengan kartu yang diberi tanggal terlebih dahulu. Sistem ini dikemukakan oleh Ralp A.Ulveling pustakawan dari Perpustakaan Umum Detroit, Amerika Serikat.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sistem ini sangat praktis dan menghemat waktu, baik untuk petugas maupun pengguna. Pada sistem ini peminjam sendiri yang mengisi dan menuliskan<span> </span>bahan pustaka apa yang dipinjam.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;text-align:left;margin:0;" align="left"><strong><span style="font-size:16pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">VII. JASA <span> </span>RUJUKAN</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;text-align:left;margin:0;" align="left"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>A. Pengertian dan Latar Belakang Jasa Rujukan </span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>Jasa rujukan</strong> adalah suatu penyelenggaraan dan pengaturan pelayanan rujukan oleh perpustakaan (reference service). Jasa rujukan ini merupakan salah satu kegiatan di perpustakaan yang tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan kesatuan dari layanan perpustakaan secara keseluruhan. Jasa rujukan ini sangat penting dilakukan oleh perpustakaan agar dapat memberikan informasi mendasar kepada pengguna jasa perpustakaan.<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tugas jasa rujukan adalah memberikan informasi kepada pengguna dengan menunjuk kepada sesuatu koleksi untuk mendapat informasi/ keterangan tentang suatu topik, arti kata dan lainnya.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tujuan jasa rujukan adalah memberikan informasi dasar kepada pengguna jasa perpustakaan mengenai sesuatu topik yang diperlukan.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>B. Jenis-Jenis Bahan Rujukan <strong></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>1. Kamus</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><span> </span>Kamus adalah daftar alfabetis kata-kata yang disertai dengan arti, lafal, contoh penggunaannya dalam kalimat, dan keterangan lain yang berkaitan dengan kata tadi. Ia memuat semacam imformasi tentang kata dengan segala aspeknya yang disusun secara alfabetis. Mulai dari ejaan, jenis kata, bahkan sampai pada sejarah pengguanaan kata tersebut untuk pertama kalinya apa bila kamus tersebut merupakan kamus lengkap. Akan tetapi kamus kecil biasanya paling tidak hanya memuat kata-kata dengan arti dan padanannya saja, tidak mencari seperti halnya kamus lengkap yang menjelaskan semua keterangan gramatika dari kata yang bersangkutan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Kata <em>law </em>misalnya, yang berarti hukum, pada kamus kecil atau kamus-kamus yang tidak lengkap mungkin hanya padanan katanya saja yang dimuat. Disisni tidak dijelaskan aspek-aspek yang berkiatan dengan keterangan gramatika hukum laiannya seperti misalnya cara pengucapananya, dan aspek-aspek lain yang menyangkut kata huku atau l<em>aw </em>tadi. Pada kamus lengkap, kata tersebut dijelaskan secar gambling mulia dri ejaan, pengucapan, disusul dengan keterangan kata tersebut berasal dari pengaruh bahasa apa. Keterangan tentang berbagai arti kata dalam konteks yang berbeda beserta contoh-contohnya. Terkadang kamus ini juga memuat tentang beberapa devenisis atau batasan dari kata tersebut, karena ada banyak kata yang sama namun bisa mempunyai arti yang berbeda. Kata <em>instructional, </em>misalnya, yang asalnya dari bahasa inggiris, dalam kamus lengkap banyak artinya. Kamus oxpord mengartikannya sebagai perintah atau komando, memberikan pelajaran atau pengajaran tentang suatu subjek tertentu, dan sebagai belajar. Dalam pelaksaannya di lapangan, <em>penggunaan</em> kata ini disesuaikan dengan konteks kepentingan penggunanya. Yang jelas semua aspek dari kata yang dimuatnya pada kamus lengkap ini dicantumkan secara jelas.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Apabila diteliti dengan lebih jauh lagi, kamus sebenarnya mempunyai dua misi utama (katz, 1978 : 265). Yang pertama, kamus dikatan sebagai <em>self-evident</em>, berbukti sendiri. Semua data atau keterangan dalam kamus bisa dijadikan bukti otentiktentang masalah-masalah ilmiah. Orang jika menuliskan arti dan atau suatu devenisi untuk kata-kata yang tepat, biasanya lebih jelas meyakinkan jika mengambil rujukan sumbernya dari kamus, dan tidak memilih sumber referens lainnya. Hal ini demikian karena dalam kamus, arti denotatifdari kata yang dimuatnya sudah merupakan standar yang diakui oleh lembaga bahasa. Di samping itu, kamus juga bisa dijadikan alat penjejak suatu kata, sejarah kata, sampai pada kutipan kata tersebut, termasuk (tanggal dan) tahun pengucapannya dan oleh siapa kata tersebut diucapkan unutk pertama kali. Contohnya dibawah kata<em> prudence</em> pada <em>Webster’s Dictionary of synonyms, </em>para pembaca dan peneliti bisa menemukan kutipan yang berbunyi, <em>“that type of person who is conservative from frudence but revolutionary in this dreams “,</em> dan kutipan itu diucapkan oleh T.S. Eliot. Pada oxpord English dictionary bahkan lebih lenglap lagi dengan memuat sejarah kata <em>flypaper </em>(kertas penangkap alat) untuk pertama kalidigunakan pada tahun 1848.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pada misinya yang kedua, kamus lebih menitikberatkan kepada masalah etimologi atau asal kata, nama-nama tempat utama dengan segala keterangan yang diperlukannya, nama-nama tokoh utama dari berbagai bidang dengan kemasyhurannya, istilah asing, ungkapan, padanan kata, dan lawan kata, singkatan, istilag <em>slang </em>(logat), dll. Ada beberapa jenis kamus yang menyerupai ensiklopedia karena keterangan-keterangannya lebih luas daripada sekedar informasi tentang aspek-aspek kata tadi, seperti adanya ilustrasi atau gambar-gambar tertentu yang ada hubungannya dengan topic yang dimuat dalam kamus yang bersangkutan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sementara itu dilihat dari ruang lingkupnya, kamus dikelompokkan ke dalam bagian-bagian sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">a.<span> </span>Kamus Umum Bahasa</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Biasanya meliputi lebih dari seratus ribu entri. Misalnya yang dalam bahasa Inggiris antara lain adalah kamus oxpord, kamus kolegiat, dan kamus meja. Sedangkan yang dalam bahasa Indonesia misalnya KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Jenis kamus ini bisa digunakan untuk setiap orang yang membutuhkannya. Sekedar contoh menurut pembagian jumlah entrinya, kamus lenglap biasanya memuat sekitar 265.000 entri, dan bahkan lebih. Sedangkan kamus kolegiat dan kamus meja memuat antar 130.000 samapai dengan 180.000 entri, jenis kamus ini biasanya hanya memuat satu bahasa.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">b. Kamus Khusus</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span> </span></strong>Jenis amus ini hanya memusatkan diri pada daftar kata-kata atau istilah dalam satu atau beberapa bidang ilmu tertentu saja beserta penjelasan kata istilah yang didaftarnya tadi. Misalnya ada kamus yang hanya semua atau sebagian besar kata atau istilah<span> </span>tentang kedokteran saja, tentang pertanian saja, atau tentang ilmu-ilmu social saja. Jadi ruang lingkupnya sebatas bidang yang dicakupnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">c. Kamus Bahasa Asing</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kamus bahasa asing terdiri atas dua bahasa (bilingual). Kamus ini menyediakan dua kata dalam bahasa yang berbeda. Dari bahasa yang satu kepada bahasa yang lain. Misalnya kamus Inggri-Indonesia atau sebaliknya. Disini dijelaskan arti dan lafal serta keterangan gramatika lainnya pada bahasa yang menjelaskannya atau bahasa padananya. Beberapa idiom yang ada pada bahasa yang didaftarnya juga sering dibuatkan keterangannya. Serta contoh penggunaan dalam kalimat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Jenis kamus ini sangat berguna bagi seorang penterjemah dan orang-orang yang sedang belajar menguasai bahasa asing.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">2.Ensiklopedia</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ensiklopedia adalah daftar istilah-istilah ilmu pengetahuan dengan tambahan keterangan ringkas tentang arti dari istilah-istilah tadi. Bentuknya mirip kamus, yaitu sama-sama merupakan daftar istilah yang disusun berdasarkan urutan abjad, hanya pada ensiklopedia lebih merupakan ringkasan topic-topik atau istilah yang ditampungnya. Orang sering menyebutnya dengan kamus besar ilmu pengetahuan. Katz menyebutnya sebagai karya sastra yang berisi informasi luas tentang semua cabang ilmu pengetahuan manusia., yang umumnya disusun berdasarkan urutan abjad. Penegrtian luas disini bukan berarti mencangkup semuanya secara merinci dan lengkap, namun lebih merupakan keseluruhan konsep dan penjelasan ringkas tentang semua informasi disemua cabang ilmu pengetahuan. Diderot mengatakan dengan istilah klasikya sebagai pengumpulan ilmu pengetahuan yang terpencar dimuka bumi….agar anak-anak kita bisa belajar melaluinya .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Ensiklopedia menampung semua topik atau istilah tentang fakta atau peristiwa, bahkan hampir dapat menjawab semua pertanyaan mengenai apa, siapa, bagaimana, dan kapan, serta dimana suatu peristiwa terjadi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Tujuan diterbitkannya ensiklopedia adalah untuk meringkas dan megorganisasikan akumulasi ilmu pengetahuan, atau setidaknya sebagian dari itu untuk menarik pembaca.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">a. Ensiklopedia Umum (untuk Dewasa) :</span></span></strong></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em>The New Ensiklopedia Britannica</em>, edisi ke-15, Encyclopedia Britannica, Inc., Chicago, 1974, 30 jilid.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em>The Encyclopedia Americana,</em> Grolier, Inc., New York, 30 jilid.</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">b. Ensiklopedia Khusus (bidang subjek terbatas):</span></span></strong></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Landau. Thomas, <em>Encyclopedia of Libraianship</em>. Hafner, New York, 1968.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em>Encyclopedia of Education</em>, McMillan Company, New York, 1971, 10 jilid <span> </span></span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><em><span> </span></em><span> </span><em><span> </span></em><span> </span><span> </span><em><span> </span></em><span> </span><em><span> </span></em><span> </span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">3. Direktori</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Direktori sering disebut dengan buku alamat karena informasi yang dimuat adalah alamat-alamat seseorang, badan-badan organisasi dan keanggotaannya. A.L.A. Glossary of Library Terms,<span> </span>memberikan batasan adalah daftar nama orang atau organisasi yang disusun secara sistematis, umumnya berdsarkan urutan abjad atau kelas.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ruang lingkup direktori menurut Katz (1978) sebagai berikut:</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Direktori Lokal, Biasanya terbatas hanya berupa buku telepon dan direktori kota setempat;</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Direktori Pemerintah, Jenis Direktori ini pada umumnya diterbitkan oleh pemerintah dalam rangka menyebarluaskan informasi tentang lembaga dan data lainnya yang dianggap penting kepada masyarakat luas. (Direktori Perpustakaan Khusus dan Sumber Informasi di Indonesia 1985).</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Direktori Lembaga, yakni mendaftar lembaga-lembaga seperti Sekolah, Yayasan, Perguruan Tinggi dan Kantor-kantor Pemerintah.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pelayanan Investasi (Investment Service), yakni Direktori yang memberikan laporan yang merinci tentang perusahaan perorangan, dan umum.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Direktori Profesional, yakni memuat organisai-organisasi profesi seperti ahli hukum dokter, pustakawan dan juga para ilmuan lainnya.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">4. Atlas</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;margin:0 0 0 9pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><span> </span>Atlas adalah kumpulan peta, diagram, grafik, dan gambar yang terjilid. Di dalamnya memuat berbagai informasi geografis, atau hal-hal yang berhubungan dengan Negara, daerah, tanah, dan keterangan penting lainnya seperti hasil bumi, tambang, dan keadaan cuaca. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;margin:0 0 0 9pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">5. Globe</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;margin:0 0 0 9pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Globe dikenal juga dengan sebutan bola dunia yang memuat informasi tata letak dan <span> </span>keadaan geografis bumi secara utuh. </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">6. Almanak</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Yaitu buku yang aslinya berisi seperti kalender yang mencatat perubahan-perubahan</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 9pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">cuaca, ramalan-ramalan astronomi dan lain-lain. Tetapi sekarang merupakan catatan bunga rampai. Contoh : Almanak Gampang, Almanak Dewi Sri.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">7. Biografi</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-9pt;line-height:normal;margin:0 0 0 9pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Perkataan biografi dari bahasa Yunani, yaitu <strong><em>Bios</em></strong> dan <strong><em>Graphein</em></strong> yang berarti menulis. Jadi arti dan tujuan biografi ialah menuliskan sejujur mungkin riwayat hidup seseorang dari lahir sampai saat meninggalnya dan di dalamnya diungkapkan bermacam-macam aspek dari sifat-sifatnya, pribadinya, serta pandangan hidupnya. Biografi ada yang bersifat individual ( kisah kehidupan seseorang ) dan ada yang bersifat kolektif (kisah kehidupan banyak orang dan di susun secara alfabetis ).</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Contoh : Biografi Individual : Biografi Sukarno</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Biografi Kolektif<span> </span>: Biografi tokoh kebudayaan Indonesia</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">8. Buku Statistik</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Buku yang berisi sumber informasi yang siap pakai dalam bidang pengetahuan tertentu. </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Contoh : Buku Statistik perdagangan kopi di Indonesia tahun 2003</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Buku Statisitik perdagangan karet di<span> </span>Indonesia tahun 2002</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>9. <span>Sumber Geografi</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sumber geografi biasanya berupa atlas atau peta. Atlas dimasukkan dalam koleksi referens karena di dalamnya selain terdapat peta-peta, juga dilengkapi dengan gambar, daftar grafik, tabel dan teks serta indeks. Contoh : <strong>Atlas Umum</strong>. Disamping atlas dan peta juga ada <strong><em>Gazetter </em></strong>yaitu kamus dari tempat-tempat yang dilihat dari segi geografis. Keterangan yang disertakan nama-nama lain : sejarahnya, perkembangannya, statistiknya, kebudayaannya, dan lainnya.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">10. Sumber Elektronis</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini, memungkinkan sumber rujukan tidak hanya berupa buku atau bahan tertulis, melainkan dapat juga melalui internet. Penelusuran melalui internet bermanfaat untuk mengetahui perkembangan informasi mengenai suatu masalah secara cepat dan tingkat kemutakhiran data tinggi, dan lebih lengkap serta menghemat waktu.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">C.<span> </span>Jenis-jenis Pertanyaan Rujukan dan Cara Menjawabnya</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>1. Cara menyampaikan pertanyaan rujukan </span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">a. Melalui surat:</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>1)<span> </span>Keterangan pertanyaan terbatas pada lembar kertas yang diteima.</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>2)<span> </span>Keterbatasan infornmasi</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><span> </span>3)<span> </span>Waktu tidak terbatas</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>b. Melalui telepon:</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><span> </span><span> </span>1) Keterangan pertanyaan dapat diperjelas sampai rinci</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>2) Waktu sangat terbatas</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>3) Jawaban tidak dapat di jawab saat itu juga (memerlukan penelusuran ).</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 9pt;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><span> </span><span> </span>c. Langsung berhadapan :</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>1) Waktu lebih lama dan dapat diatur menurut situasi dan kondisi</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>2) Dapat berdialog langsung sehingga mencapai titik focus pertanyaan.</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>3) Dapat memberikan koleksi referens secara langsung</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>4) Menciptakan suasana keakraban dalam hubungan kerja bagian layanan.</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.5in;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>2. Cara menjawab pertanyaan rujukan</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>a. Direction–Bimbingan</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Jenis pertanyaan rujukan direction atau bimbingan adalah pertanyaan rujukan yang masih memerlukan bimbingan dari petugas perpustakaan atau pihak pustakawan. Hal ini terjadi karena sumber rujukan yang digunakan masih memerlukan penjelasan untuk menggunakannya. Misalnya untuk penggunakan buku rujukan sumber biografi.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">b. Ready Reference</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-27pt;line-height:normal;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Jenis pertanyaan rujukan yang telah siap dengan sumber rujukan yang digunakan. Pertanyaan dari pengguna jasa rujukan cukup dijawab dengan satu sumber yang sudah siap pakai tanpa memerlukan analisis atau bimbingan dari pustakawan yang bertugas. Misalnya pertanyaan mengenai alamat kantor Perpustakaan Nasional RI, maka jawaban sudah pasti Jl. Salemba Raya No.28 A Jakarta Pusat, atau alamat salah satu kantor Departemen di suatu Negara.</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><span> </span><strong>c. Search atau Penelusuran</strong></span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Jenis pertanyaan rujukan yang memerlukan penelusuran biasanya berupa pertanyaan yang memerlukan analisis tertentu. Oleh sebab itu jika pengguna menghendaki jawaban yang lebih rinci, maka petugas layanan referens harus mencari sumber informasi lain yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Untuk dapat memenuhi permintaan tersebut maka petugas harus terlebih dahulu menjelaskan kepada pihak pengguna bahwa untuk menjawab pertanyaan tersebut memerlukan waktu untuk pencarian.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">VIII. STATISTIK DAN PELAPORAN PERPUSTAKAAN</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>A. Tujuan pembuatan statistik dan pelaporan perpustakaan</span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pembuatan statistik perpustakaan merupakan tugas perpustakaan yang cukup penting, karena tolak ukur kemajuan perpustakaan dapat dilihat dari statistik perpustakaan. Statistik memuat informasi kualitatif dari aktifitas perpustakaan, misalnya jumlah pengunjung perpustakaan per tahun, junlah tambahan koleksi per tiga (3) bulan, sebagainya. Dari perbandingan statistik perpustakaan selama beberapa tahun dapat memberikan gambaran unjuk kerja perpustakaan. Kemajuan perpustakaan pada tahun berikutnya dapat dikaji dari data statistik perpustakaan sebelumnya. Statistik perpustakaan dapat berfungsi untuk beberapa hal, antara<span> </span>lain :<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">1) Untuk menyusun laporan</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">2) Mengukur efesiensi berbagai kegiatan dan kinerja pustakawan</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">3) Menyusun rencana kerja perpustakaan</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">4) Sebagai bahan pertimabangan dalam penambahan anggaran dan staf</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">5) Sebagai alat evaluasi kemajuan atau keberhasilan perpustakaan</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Pelaporan perpustakaan diperlukan dalam setiap kegiatan dan program yang telah dikerjakan oleh perpustakaan. Pelaporan ini merupakan pertanggungjawaban perpustakaan dalam aktivitasnya, pelaporan ini juga berfungsi sebagai tolok ukur keberhasilan kegiatan perpustakaan, dan gambaran kemajuan perpustakaan. Laporan perpustakaan dapat diambil dari data statistik perpustakaan, yang meliputi : statistik bahan pustaka, statistik anggota, statistik pengunjung, layanan perpustakaan dan lain sebagainya. Laporan ini dapat dilakukan dalam skala yang sudah ditentukan, mulai dari laporan harian, laporan bulanan, lapaoran tri wulanan, semester, atau tahunan. Pelaporan dalam bentuk statistik tersebut menyebabkab adanya istilah statistik bulanan, statistik tri wulanan, atau statistik tahunan. Tetapi pada umumnya untuk laporan diserahkan dalam bentuk laporan statistik tahunan. Statistik perpustakaan dapat disajikan dalam bentuk tabel, grafik, atau diagram.</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>B. Unsur-unsur yang harus dilaporkan<span> </span></span></span></strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:0;line-height:normal;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Pembuatan laporan perpustakaan menggambarkan unsur-unsur dalam kegiatan <span> </span>perpustakaan yang harus dilaporkan, yakni:</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-0.25in;line-height:normal;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">1. Pengadaan bahan pustaka : meliputi jumlah koleksi yang dibeli, hadiah atau dari <span> </span>hasil dari pertukaran. Data ini dikelompokan berdasarkan jenis koleksi dan jenis subjek.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-0.5in;line-height:normal;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>2. Pengolahan bahan pustaka : meliputi jumlah koleksi yang sudah di katalog dan <span> </span>dibuat klasifikasinya.</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-0.25in;line-height:normal;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">3. Keanggotaan : meliputi jumlah anggota berdasarkan kategori tertentu ( umur, jenis kelamin, pekerjaan, tempat tinggal, dsb ) dan jumlah pengunjung.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-0.25in;line-height:normal;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">4. Koleksi yang dipinjam : meliputi jumlah koleksi yang dipinjam baik buku maupun bentuk lainnya, hal ini dapat dikelompokan berdasarkan bahasa, subjek dan sebagainya.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-0.25in;line-height:normal;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">5. Layanan rujukan: meliputi jumlah pertanyaan yang masuk, pertanyaan yang terjawab <span> </span>dalam waktu singkat atau memerlukan waktu penelusuran yang lama.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="text-indent:-0.25in;line-height:normal;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">6. Jasa reproduksi<span> </span>meliputi berapa jumlah koleksi yang direproduksi, termasuk berapa jumlah koleksi yang sudah difotokopi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">DAFTAR PUSTAKA</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perpustakaan Nasional RI. <em>Perpustakaan Sekolah: Suatu Petunjuk Membina, Memakai, dan Memelihara Perpustakaan di Sekolah</em>. Jakarta : Perpusnas RI, 1994.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Trimo, Soejono. <em>Buku Panduan untuk Mata Kuliah Reference Work is Bibliogrfi dengn Sistem Moduler</em>. Jakarta : Bumi Aksara, 1997.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Yusuf, Pawit M, <em>Layanan Perpustakaan dan Informasi.</em> Bandung : JIP FIKOM Universitas Padjadjaran, 1995.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Jurnal Perpustakaan Pertanian, Vol. 3 (2) 2004.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Media Pustakawa Indonesia. Vol. 11 (2) Juni 2004.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">{HYPERLINK “ http://www.pnri.go.id”/</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><em><a href="http://www.fajar.co.id/"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">http://www.fajar.co.id/</span></a></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/memans.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/memans.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/memans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/memans.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/memans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/memans.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/memans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/memans.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/memans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/memans.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/memans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/memans.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=10&subd=memans&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/layanan-perpustakaan-sekolah-dan-jasa-rujukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41ab5127232c7d53b330f0b62ef92257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">memans</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGANTAR KERJASAMA PERPUSTAKAAN*)</title>
		<link>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/pengantatar-kerjasama-perpustakaan/</link>
		<comments>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/pengantatar-kerjasama-perpustakaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 09:25:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>memans</dc:creator>
				<category><![CDATA[PERPUSTAKAAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://memans.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[

Oleh: Lamang Ahmad **)
 

Pendahuluan

Suatu kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang (lembaga, pemerintah, dsb) untuk mencapai tujuan bersama dalam bidang-bidang yang sama pula. Lebih jauh, Sulistyo Basuki (1996), menyatakan bahwa ada istilah yang erat kaitannya dengan istilah kerjasama perpustakaan (Library Cooperation atau Library Network), yaitu jaringan informasi (information Network). Keduanya memilki segi sejarah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=9&subd=memans&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<p><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Oleh: </span></span><span style="font-size:14pt;" lang="EN-GB">Lamang Ahmad **)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="A">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pendahuluan</span></span></span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Suatu<span> </span>kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang (lembaga, pemerintah, dsb) untuk mencapai tujuan bersama dalam bidang-bidang yang sama pula. Lebih jauh, Sulistyo Basuki (1996), menyatakan bahwa ada istilah yang erat kaitannya dengan istilah kerjasama perpustakaan (<em>Library Cooperation</em> atau <em>Library Network</em>), yaitu jaringan informasi (<em>information Network</em>). Keduanya memilki segi sejarah yang berbeda. Kerjasama perpustakaan melibatkan kerjasama antara 2 perpustakaan atau lebih tanpa melihat apakah kerjasama tersebut menggunakan bantuan komputer atau fasilitas telekomunikasi atau tidak. Sedangkan jaringan informasi selain pelaksanaan kerjasamanya menggunakan perangkat teknologi informasi, juga para anggotanya tidak hanya terbatas pada perpustakaan saja melainkan juga unit informasi lainnya, seperti Pusat Dokumentasi, Pusat Informasi, Pusat Analisa Informasi, Pusat Rujukan, Bank Data dan <em>clearing Hous. </em></span></span></span><span id="more-9"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><em> </em><strong>I.</strong></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>Pengertian Kerjasama Perpustakaan</strong></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Prinsip kerjasama antar perpustakaan dilakukan karena diasumsikan bahwa tidak ada satu perpustakaan pun yang memilki koleksi lengkap, sehingga diperlukan kerjasama dengan perpustakaan lain. Maka, yang dimaksud dengan kerjasama perpustakaan adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa perpustakaan untuk mencapai tujuan perpustakaan dalam menyediakan dan mendayagunakan koleksinya untuk kepentingan pemakai, pembaca dalam berbagai kepentingan. Suprihati, (2004) berpendapat bahwa kerjasama perpustakaan memiliki dua hal pokok yaitu mewujudkan visi dan misi perpustakaan, dan keduanya sama-sama memperoleh nilai tambah atau manfaat atas terjalinnya kerjasama perpustakaan tersebut. Beliau menguraikan bahwa kerjasama perpustakaan dapat dilakukan antara lain: 1) Kerjasama dalam pengadaan koleksi baik dengan penerbit, toko buku dan perpustakaan lainnya; 2) Kerjasma dalam pengolahan bahan pustaka; 3) Kerjasama layanan perpustakaan melalui sistem layanan silan layan perpustakaan, dengan adanya kesepakatan maka masing-masing perpustakaan mengetahui kebutuhan, kekurangan atau kelebihan, maka untuk saling melengkapi; 4) Kerjasama dalam promosi dan publikasi (Pameran bersama). </span></span><!--more--></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="A">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Faktor-faktor Pendorong</span></span></span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerjasama perpustakaan diperlukan karena terdorong leh alasan-alasan sebagai berikut:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Adanya perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat sehingga kebutuhan informasi penggunapun meningkat. Hal ini mendorongnya untuk mencari informasi terbaru.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Semakin banyak jumlah dan berbagai jenis bahan pustaka yang diterbitkan</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Perkembangan teknologi informasi terutama dalam bidang komputer dan telekomunikasi.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">4.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Tuntutan masyarakat untuk memperoleh layanan yang sama, siapa pun dan dimana pun ia berada.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">5.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Keterbatsan dana perpustakaan sehingga memerlukan penghematan untuk penyediaan tempat, fasilitas biaya dan tenaga.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="A">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Syarat-syarat Penyelenggaraan</span></span></span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerjasama perpustakaan dapat dilakukan oleh dua atau lebih perpustakaan, yaitu dengan memperhatikan faktor geografis, besarnya perpustakaan dan peraturan-peraturan intern yang dianut oleh suatu perpustakaan. Sehingga untuk melakukan kerjasama antar perpustakaan, membutuhkan suatu perjanjian yang jelas terlebih dahulu, yang disepakati oleh seluruh anggota perkumpulan kerjasama.</span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Selain itu, untuk melakukan kegiatan kerjasama perpusdtakaan ada beberapa persyaratan yang diperlukan, yakni:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Setiap perpustakaan memilki sesuatu yang dapat dimamfaatkan oleh perpustakaan lain.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Adanya organisasi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;"> M</span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">empunyai koleksi yang cukup terbuka pemakai</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mempunyai sumber daya manusia/perpustakaan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mempunyai anggaran</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Hak dan kewajiban</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Setiap perpustakaan memilki kemauan untuk meminjam atau membagi sesuatu yang dimilki kepada perpustakaan lain.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Adanya kesepakatan antara perpustakaan untuk melaksanakan kerjasama.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="A">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bentuk dan Mekanisme Kerjasama</span></span></span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerjasama perpustakaan dapat dilakukan dalam bidang-bidang kepustakawanan seperti:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.5in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama Pengembangan Koleksi</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerjasama dalam bidang koleksi perpustakaan merupakaqn awal bentuk kerjasama. Yaitu dengan menghimpun koleksi perpustakaan secara terkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan pemakai. Biasanya bentuk kerjasama ini adalah dengan melalui metode spesialisasi subyek atau pengadaan khusus untuk pustaka tertentu, yang mana masing-masing perpustakaan bertanggung jawab untuk memupuk koleksinya sesuai dengan bidang subjeknya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.5in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama Pemusatan dalam Penyimpanan</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dalam bentuk kerjasama ini yaitu dengan cara menunjuk sebuah perpustakaan untuk menyimpan buku atau bahan pustaka yang kurang digunakan milik perpustakaan lain. Adanya kerjasama ini dapat mengurangi atau menanggulangi masalah keterbatasan ruang/gedung perpustakaan untuk penyimpanan koleksi yang kurang diakses pengguna.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.5in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama Pertukaran dan Redistribusi</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tujuannya adalah untuk meningkatkan dan memperluas sumber koleksi yang ada dengan biaya kecil untuk membentuk koleksi yang komprehensif. Hal ini dapat dilakukan dengan cara pertukaran publikasi badan induk (publikasi intern) dengan badan lain yang sama tanpa membeli dan yang tidak dijual untuk umum. Selain itu dengan mendistribusikan kembali buku-buku yang sudah tidak digunakan lagi, seperti hasil dari penyiangan (weeding).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">4.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama Pengolahan </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pengolahan koleksi perpustakaan dilakukan secara terpusat oleh suatu perpustakaan dan perpustakaan lain menerimanya dengan siap untuk dilayankan. Contoh kerjasama pengolahan, seperti: pengkatalogan dan pengklasifikasian (katalog dalam terbitan (KDT)), pemberian label, kartu buku,kantong buku dan penyanpulan buku.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.5in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">5.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama Penyediaan Fasilitas</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perpustakaan bersepakat bahwa koleksi mereka terbuka bagi anggota perpustakaan lain. Hal ini umumnya dilakukan oleh perpustakaan perguruan tinggi. Selain penggunaan koleksi juga kerjasama antara perpustakaan dapat dengan melalui penyediaan fasilitas lainnya seperti ruang baca atau tertentu lainnya yang dapat dipergunakan oleh perpustakaan lain dengan didasarkan perjanjian sebelumnya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.5in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">6.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama Peminjaman antar Perpustakaan</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perpustakaan boleh meminjam dan memiminjamkan koleksinya keperpustakaan lain secara silang layan atau <em>iterlibrary loan. </em>biasanya dilakukan dengan cara pustakawan meminjam ke perpustakaan lain atas nama pengguna dan perpustakaan, jadi bukan pengguna yang datang dan meminjam pada perpustakan yang memiliki bahan informasi yang dibutuhkannya tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.5in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">7.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama antar Pustakawan </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Merupakan kerjasama antar pustakawan yang berasal dari berbagai perpustakaan, baik dalam maupun luar negri. Kerjasama ini dilakukan untuk menanggulangi brbagai masalah yang dihadapi pustakawan dalam upaya meningkatkan layanan perpustakaan kepada pengguna. Bentuk kerjasama ini dapat berupa penerbitan buku panduan pustakawan, pertemuan antara pustakawan, penyegaran untuk pustakawan. Kerjasama ini lebih mengarah ke bentuk kerjasama</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font:7pt;"><strong></strong></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font:7pt;"><strong>8</strong>. </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama Penyusunan Katalog</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerjasama ini dapat dilakukan oleh perpustakaan yang sejenis atau terdiri dari berbagai jenis perpustakaan. Katalog induk merupakan daftar katalog dari koleksi yang dimiliki oleh dua perpustakaan atau lebih. Untuk memudahkan penelusur, dalam katalog induk dicamtumkan alamat atau tempat dimana koleksi tersebut berada. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.5in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">9.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama Pemberian Jasa Informasi</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerjasama pemberian jasa informasi merupakan kerjasama antara dua perpustakaan atau lebih dalam pemberian jasa informasi kepada pengguna. Hal ini dapat berupa jasa referensi, jasa penelusuran, dll.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.5in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">10.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama Pendidikan dan Pelatihan </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerjasama perpustakaan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan dapat dilaksanakan dengan mengirimkan sumber daya manusia perpustakaan untuk mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan diperpustakaan lain yang lebih maju, atau ikut serta dalam penyusunan kurikulum pendidikan dan pelatihan kepustakawanan atau menjadwalkan dan mengikuti studi banding dan praktek kerja lainnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.5in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">11.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Kerjasama Preservasi</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tidak semua perpustakaan memilki fasilitas untuk preservasi dan pelestarian bahan pustaka, maka untuk menanggulanginya adalah dengan mengirimkan koleksi suatu perpustakaan yang alan dirawat ke perpustakaan lainnya yang memilki fasilitas dan sumber daya manusia yang profesional dalam menangani preservasi dan pelestarian bahan pustaka.</span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="A">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Manfaat Kerjasama Perpustakaan</span></span></span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Adanya perbaikan dalam aspek pelayanan teknis dan pengguna serta memaksimalkan sumber daya perpustakaan;</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Dapat memecahkan sejumlah masalah dengan berbagi reziko, manfaat, tanggung jawab, dan pengalaman;</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Meningkatkan hubungan yang pada awalnya sangat sederhana menjadi sistem jaringan yang lebih kompleks yang melibatkan berbagai jenis organisasi baik dalam maupun luar negeri.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="A">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Penutup</span></span></span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Untuk dapat mengurangi sebagian beban yang dimiliki oleh para pengelola perpustakaan, maka selayaknyalah para pustakawan atau pengelola perpustakaan melakukan kegiatan kerjasama perpustakaan baik aspek teknis, strategis dan manajerial dalam<span> </span>masing-masing kebutuhan yang sama demi untuk meningkatkan jasa layanan perpustakaan dan informasi kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan terpadu. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 4in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span lang="EN-GB">Makassar</span></em></strong><strong><em><span lang="EN-GB">, Juli 2007</span></em></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong></strong><strong><span style="font-size:14pt;" lang="EN-GB"><span style="font-family:Times New Roman;"> DAFTAR PUSTAKA</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:center;margin:0 0 0 0.75in;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;" lang="EN-GB"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 81pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-GB"><span><span style="font-size:small;">A.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;">Ridwan Siregar. <strong><em>Kerjasama dan Sistem Jaringan Perpustakaan Umum. </em></strong>Pustaka: Jurnal Studi Perpustakaan dan Informasi. Vol. 1, No. 2, Desember 2005.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 135pt;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;margin:0 0 0 81pt;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Forum Perpustakaan Badan Hukum Indonesia. <strong><em>Hasil Pertemuan tentang Rencana Implemntasi One Library System PT-BHMN</em></strong>. Yogyakarta: FPBHMN, 2004.<span> </span></span></span><a href="http://lib.ugm.ac.id/bhmn/"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">http://lib.ugm.ac.id/bhmn/</span></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 81pt;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Depdiknas RI, <strong><em>Kamus Besar Bahasa Indonesia</em></strong>. Edisi Kedua. Jakarta : Balai Pustaka, 1996.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 81pt;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 81pt;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sudarsono, Balasius. <strong><em>Rancangan Portal Jaringan Informasi Bidang Ilmu Sosial dan Humaniora</em></strong>. </span><a href="http://jibis.pnri.go.id/"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">http://jibis.pnri.go.id</span></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;margin:0 0 0 81pt;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sulistyo-Basuki. <strong><em>Kerjasama dan Jaringan Perpustakaan</em></strong>. Jakarta: Universitas <span> </span>Terbuka, 1996.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 81pt;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sumiyati, Opong. <strong><em>Pengantar Ilmu Perpustakaan</em></strong> <strong><em>: bahan ajar Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil</em></strong>. Jakarta : Perpustakaan Nasional RI, 2004.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 81pt;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Suprihati. <strong><em>Manajemen Perpustakaan : bahan ajar Diklat Calon Pustakawan Tingkat Terampil</em></strong>. Jakarta : Perpustakaan Nasional RI, 2004.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span lang="EN-GB"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/memans.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/memans.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/memans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/memans.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/memans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/memans.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/memans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/memans.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/memans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/memans.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/memans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/memans.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=9&subd=memans&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/pengantatar-kerjasama-perpustakaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41ab5127232c7d53b330f0b62ef92257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">memans</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN</title>
		<link>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/pengantar-teknologi-informasi/</link>
		<comments>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/pengantar-teknologi-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 09:15:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>memans</dc:creator>
				<category><![CDATA[TEKNOIFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://memans.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Lamang *)
  “ Over the last few hundred years, librarians have become skilled at finding the good stuff, organizing it, and making it easier for people to find and use. Librarians also figth for important ideas like fredoom of expression and thought, equality of access to information, and literary. “(Onno W. poerbo, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=8&subd=memans&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Oleh : Lamang *)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>“ Over the last few hundred years, librarians have become skilled at finding the good stuff, organizing it, and making it easier for people to find and use. Librarians also figth for important ideas like fredoom of expression and thought, equality of access to information, and literary. “(Onno W. poerbo, 1999, mantan Kepala Perpustakaan ITB, dan pakar Teknologi InformasiAsia).<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-45.6pt;text-align:center;margin:0 0 0 45.6pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> =</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Selama beberapa ratus tahun terakhir, perpustakaan telah menjadi terampil dengan adanya koleksi yang baik pengelolahannya dan membuat orang lebih mudah menemukan dan menggunakannya. Perpustakaan juga berperan untuk ide-ide penting, seperti kebebasan berekspersi dan berpikir, kebebasan menerima informasi dan literatur lainnya (b.p) translate by lamang.</span><span id="more-8"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">I. PENDAHULUAN</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span> </span></strong>Perpustakaan merupakan tempat penyimpanan buku-buku, majalah, dan informasi aktual lainnya, yang dibutuhkan pada saat seseorang ingin menambah pengetahuan dari tulisan tersebut. Kehadiran perpustakaan bagi masyarakat bukan hanya menambah pengetahuan saja tetapi juga dapat membantu mencipatakan teknologi sederhana di dalam melakukan pekerjaannya.<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Konsep perpustakaan yang komvensioanal seperti di atas telah berubah secara dramatik pada beberapa tahun belakangan ini. Di negara-negara yang sudah maju, informasi yang ada pada suatu perpustakaan dapat di akses di rumah, di kantor, di ruang kuliah, atau di tempat-tempat lain, dan pada waktu kapanpun kita mau. Hal ini dapat terjadi karena perpustakaan konvensioanal, yang sebelumnya hanya merupakan tempat penyimpanan buku-buku yang secara pasif menunggu pembaca, menjadi suatu pusat informasi yang secara proaktif berada dimana-mana.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Berdasarkan visi perkembangan perpustakaan di Indonesia ke depan bahwa yang menjadi acuan perkembangan perpustakaan adalah terciptanya jaringan (Networking) antar perpustakaan, baik antar unit yang ada di Indonesia, maupun akses kepada dunia global. Dan juga terciptannya konsep perpustakaan yang baru, yaitu yang asalnya perpustakaan yang fasif, terisolasi, dan tidak popular, menjadi suatu pusat informasi yang bersifat proaktif, dapat menyediakan informasi global secara lengkap, dan dibutuhkan oleh setiap orang. Ini pertanda bahwa pergeseran nilai-nilai masyarakat dalam aktivitas kehidupannya semakin mengikuti trend zaman, yang dibarengi dengan kemajuan teknologi dan ledakan informasi yang semakin mengglobal.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">II. Pengertian</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span> P</span></strong>enulis membagi beberapa pengertian TI, baik secara umum maupun secara khusus agar dapat terperinci seperti yang disampaikan oleh, G. Widiadnyana Merati (1997), bahwa teknologi informasi adalah teknologi yang menyediakan wahana transportasi informasi sehingga informasi tersebut dapat disalurkan dalam waktu yang cepat, tanpa mempermasalahkan jarak tempu dan waktu, kepada jumlah alamat yang banyak, dengan akurasi yang tinggi, serta modus yang interaktif. Perkembangan teknologi informasi yang sedemikian majunya sekarang ini, tidak dapat dipisahkan dari pesatnya perkembangan teknologi dan kecepatan perubahan yang diakibatkannya, telah mempengaruhi seluruh kehidupan masyarakat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Ray Pritherch (1995), dalam buku Harro’s Librarians’ Glossary E.d. 8, menguraikan bahwa information technology: ageneral term to cover the acquation, processing, storage and dissemination of information of all types textual, numerical, graphical andsoud,- and in all application areas e.g. bangking, bussines, science, technology- not just libirarianship and information science. The term is restricted to sistem dependent on amicroelectronics-based combination of komputing and telecominications technology.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Sedangkan Sulistyo-Basuki (1998), memberikan batasan teknologi informasi adalah aplikasi computer dan teknologi lain untuk pengadaan, penataan, simpan, temu balik, (retrieval) dan penyebaran informasi. Adul Ma’in juga memberikan pengertian tentang teknologi informasi adalah teknologi yang digunakan untuk menyimpan, menghasilakn, mengolah, serta menyebarkan informasi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Lebih lanjut yang dikemukakan oleh Abd. Rahman Saleh, bahwa penerapan teknologi komputer di bidang perpustakaan dan informasi menjadi semakin penting, karena teknologi ini menjanjikan peningkatan mutu layanan perpustakaan terutama kecepatan dan efesiensi kerja.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">III. Sistem Komputer Otomasi Perpustakaan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 14.25pt;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Hardware</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Hardware dalam bahasa Indonesia adalah perangkat keras yaitu suatu sarana komputer yang terdiri dari input device, processingdevice, output device, dan mass strorage sehingga perintah atau instruksi yang diberikan kepadanya dapat terlaksana dengan baik sehingga mencapai hasil yang diinginkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Sofware adalah merupakan perangkat lunak yang dijadikan oleh perangkat <span> </span><span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">keras dalam melaksanakan instruksi-instrusi untuk memerintah mesin melakukan tugas tertentu. Lebih terperinci apa yang dinyatakan oleh Saydan (1992), bahwa perangkat yang diperlukan dalam sistem pengolahan data berupa instuksi, program, prosedur, metode kerja, dan lain-lain sebagainya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Brainware</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Disamping ada perangkat keras dan lunak dalam sistem komputer otomasi ada juga perangkat yang sangat berperanan di dalam mencapai suatu tujuan sistem jaringan otomasi, yakni perangkat pemikir (Otak) yang lazim disebut sumber daya manusia. Karena perangkat sumber daya manusialah yang akan merencanakan, melaksanakan, mengndalikan, dan mengevaluasi serta menindak lanjuti suatu program otomasi perpustakaan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Sondang P. Siagian, bahwa komputer itu mesin hitung-tik yang cepat, mahal, tetapi dungu, komputer dikatakan sebagai alat yang dungu karena tidak mengambil keputusan, tidak dapat berpikir seperti manusia. Adanya paradigma komputer ini, sehingga peranan manusia dalam proses komputerisasi menjadi semakin penting dalam menggerakkan seluruh fasilitas teknologi informasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">d.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pedoman Standar</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Jika kita ingin bekerja maksimal dan terarah untuk mencapai suatu tujuan tertentu, maka perlu ada arah pandang tersendiri. Di dalam melaksanakan kegiatan otomasi perpustakaan harus memiliki pedoman standar kerja pengolahan yang jelas agar pelaksanaan pekerjaan terorganisir, terarah, dan ada keseragaman kerja yang terpadu. Pedoman standar ini dibagi dua macam, yaitu untuk pedoman standar pengolahan deskripsi bahan pustaka secara manual, maka menggunakan Pedoman Katalogasi AACR2, ISBD(S) dan peraturan katalogasi yang diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional RI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sedangkan pedoman standar untuk pengolahan deskripsi bahan pustaka yang akan di otomatisasikan adalah menggunakan Pedoman IndoMARC.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">e.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Data dan Informasi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Data adalah suatu fakta atau keterangan yang benar dan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian. Sedangkan informasi adalah data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi penerima dan memiliki nilai nyata yang dibutuhkan untuk proses pengambilan keputusan saat ini maupun saat mendatang (Gordon B. Davis, 1995). Namun yang dimaksud data dan informasi dalam system otomasi perpustakaan adalah segala bentuk yang dapat memberikan keterangan atau informasi kepada pengguna perpustakaan, sehingga kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan dapat terpenuhi dengan menggunakan sarana yang ada di perpustakaan,. Saran yang memiliki informasi dan paling banyak diperlukan di perpustakaan adalah koleksi bahan pustaka dalam bentuk buku, majalah, surat kabar, jurnal, dan informasi-informasi terseleksi lainnya, baik dalam bentuk manual (hardcopy) maupun elektronik (Rekaman).<span> </span><span> </span><span> </span><span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">f.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Telekomunikasi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Fungsi telekomunikasi adalah untuk menghubungkan titik-titik lokasi sehingga terjadi hubungan dan kemudahan menyalurkan informasi antar titik-titik tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dalam sistem otomasi perpustakaan yang berbentuk jaringan atau menggunakan perangkat komputer secara multi user tentu harus di lengkapi dengan sarana telekomunikasi yang memadai, agar proses akses dan penyaluran data dari terminal ke terminal lainnya atau dari komputer client ke komputer server.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perangkat ini adalah sarana penghubung akses data baik antar ruangan maupun ke tempat yang lebih jauh lagi. Sarana untuk komunikasi setiap sistem telekomunikasi memiliki beberapa komponen yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 50.25pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Telepon</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 50.25pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Radio</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 50.25pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Pemancar (VSAT), Waplan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sarana transmisi telekomunikasi ini yang akan menghubungkan data analog ke data digital melalui komputer ke komputer lain, atau antara satu wilayah ke wilayah lebih luas dengan istilah jaringan global informasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">IV. Manfaat Teknologi Informasi di Perpustakaan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 17.1pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Manfaat penerapan teknologi informasi bagi pemakai perpustakaan menurut Henderson<span> </span>(1992) adalah :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menyediakan akses yang cepat dan mudah pada informasi ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menyediakan akses jarak jauh bagi pemakai ; <span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menyediakan akses 24 jam (bila TI dioperasikan atau jasa layanannya sudah dalam bentuk web browsher) bagi pemakai :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">4.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menyediakan akses informasi yang tidak terbatas dari berbagai jenis sumber ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">5.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menyediakan informasi yang lebih mutakhir ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">6.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menyediakan informasi yang dapat digunakan secara luwe bagi pemakai sesuai dengan kebutuhannya ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">7.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">meningkatkan keluwesan , dan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">8.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Memudahkan informasi ulang dan kombinasi data dari berbagai sumber.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 17.1pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Lebih jauh Cohrane (1992), menyebutkan beberapa keuntungan teknologi informasi bagi perpustakaan sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Memudahkan itegrasi berbagai kegiatan perpustakaan ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Memudahkan kerjasama dan pembentukan jaringan perpustakaan ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Membantu menghindari duplikasi kegiatan di perpustakaan ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">4.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menghilangkan pekerjaan yang bersifat mengulang (Repetitif) dan karenanya tidak menarik dan membosangkan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">5.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Membantu perpustakaan memperluas jasa perpustakaan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">6.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menimbulkan berbagai peluang untuk memasarkan jasa perpustakaan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">7.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Dapat menghemat uang dan malahan menjadi menghasilakn uang, dan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 35.1pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">8.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Meningkatkan efesiensi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 17.1pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Namun disis lain teknologi informasi memiliki kerugian/kelemahan atau kendala dalam penerapannya di Indonesia, misalnya menyangkut biaya, ketersediaan prasarana, seperti jaringan telekomunikasi, sikap pimpinan yang kurang menyadari keberadaan komputer bagi perputakaan serta adanya sikap gagap teknologi di kalangan pustakawan [GATEK].</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">V. Kegiatan Perpustakaan yang di Otomasikan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-17.1pt;text-align:justify;margin:0 0 0 17.1pt;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span> </span></strong>Program teknologi informasi di bidang perpustakaan, telah berkembang melalui beberapa tahapan yang sejalan dengan perkembangan teknologi informasi. Perkembangan teknologi ternyata sangat berpengaruh terhadap konsep otomasi perpustakaan. Kalau pada awal kegiatan perpustakaan secara terpisah, perkembangan selanjutnya dicoba suatu konsepsi pengembangan sistem secara terpadu. Bambang Setiarso (1997), berpendapat bahwa ada tiga fungsi utama dengan adanya sistem terpadu pada perpustakaan yaitu, pengadaan bahan pustaka /informasi, pengolahan informasi yang didapat , dan layanan informasi berupa sajian yang layak dipakai. Selanjutnya ketiga fungsi tersebut diatas perlu ditunjang atau didukung oleh administrasi, secara teknis dan penelitian/ pangembangan yang mantap.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-17.1pt;text-align:justify;margin:0 0 0 17.1pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Dari batasan tersebut di atas penulis, menguraikan kegiatan-kegiatan yang sangat perlu diotomatisasikan dalam pengelolaan perpustakaan:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-17.1pt;text-align:justify;margin:0 0 0 17.1pt;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-17.1pt;text-align:justify;margin:0 0 0 17.1pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>a. Akuisisi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-28.5pt;text-align:justify;margin:0 0 0 28.5pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Bagian pengadaan di perpustakaan sering disebut akuisisi termasuk bagian seleksi bahan pustaka. Namun dalam otomasi perpustakaan. Kegiatannya hanya memberikan informasi pertimbangan pengadaan bahan pustaka yang dibutuhkan oleh pengguna perpustakaan, baik dari hasil kegiatan verifikasi deskripsi bahan pustaka yang sudah ada maupun yang belum ada atau akan dipesan. Menurut Muh. Najib (1993), dalam Boss dan Maecum, menyatakan bahwa sistem pengadaan bahan pustaka dengan menggunakan komputer yang ideal meliputi sebagai berikut :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 46.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Mampu mengetahui bahan-bahan yang sudah ada di perpustakaan sehingga mudah memesan ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 46.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Memungkinkan pustakawan dalam memesan tambahan bahan pustaka bila masih di perlukan ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 46.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Mampu mengetahui keadaan penjual dan penyalur buku ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 46.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">4.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Mudah menentukan apakah materi tertentu yang dipesan sudah tidak terbit lagi atau belum terbit.<span> </span><span> </span><span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 46.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">5.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Memudahkan Pustakawan memesan langsung ke penjual buku lewat </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 48.45pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">komputer dan mengatur perincian biayanya ;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 46.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">6.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Memungkinkan bahan yang dipesan bila tersedia di kirim oleh penjual buku dalam jangka waktu 24 jam ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 46.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">7.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Memungkinkan untuk mengetahui judul-judul penting yang tersedia di database sehingga bisa digunakan untuk menyeleksi buku, dll.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:19.95pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">b. Pengolahan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:31.35pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kegiatan pegolahan yang dimaksud adalah kegiatan rutin/pokok pegolahan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:4.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 31.35pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Bahan pustaka yakni, penetapan nomor klasifikasi dan pembuatan deskripsi <span> </span>data bibiografis bahan pustaka yang lazim disebut katalogisasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 31.35pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Fungsi kegiatan klasifikasi bahan pustaka dalam sistem otomasi perpustakaan adalah untuk menyeragamkan nomor-nomor klas buku yang sudah ada di dalam pangkalan data (T082). Sedangkan kegiatan katalogisasi bahan pustaka yang baru diolah dalam pangkalan data, harus terlebih dahulu dibuatkan deskripsinya baik melalui worksheet manual maupun langsung pada lembar kerja sistem yang ada di pangkalan data komputer server. (T020-T999)<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 19.95pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 19.95pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">c. Sirkulasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 19.95pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Untuk kegiatan sirkulasi merupakan keluar dan masuknya bahan pustaka atau </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 34.2pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">dengan kata lain peminjaman, pengembalian , denda, tagihan, dan pendaftaran anggota perpustakaan secara terintegrasi secara cepat. Di samping kecepatan transaksi peminjaman dan pengembalian buku, komputer dapat membantu pustakawan pada bagian sirkulasi dalam hal-hal sbb :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 52.2pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">1)</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menentukan judul buku yang tersedia dan dimana lokasi buku tersebut di simpang ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 52.2pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">2)</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menentukan apakah seseorang pengguna dapat meminjam atau tidak ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 52.2pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">3)</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menyiapkan surat peringatan pada peminjam buku-buku yang sudah melampaui batas-batas pengembaliannya ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 52.2pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">4)</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Memungkinkan seseorang pengguna dapat memesan bahan pustaka tertentu yang sedang tidak berada di perpustakaan ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 52.2pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">5)</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Dapat menghitung denda apabila seseorang terlambat mengembalikan buku ; <span> </span><span> </span><span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 22.8pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">d. Statistik</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-11.4pt;text-align:justify;margin:0 0 0 34.2pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Kata statistik mempunyai dua macam pengertian, yakni dalam arti luas dan dalam arti sempit. Dalam pengertin luas adalah cara-cara ilmiah yang dipersiapkan untuk mengumpulkan, menyusun, menyajikan, dan menganalisa, data penyelidikan yang berwujud angka-angka. Dalam pengertian sempit adalah cara menunjukkan semua kenyataan yang berwujud angka-angka tertentu suatu kejadian atau gejala tertentu. Lebih jauh statistik diharapkan dapat menyediakan dasar-dasar yang dapat dipertanggungjawabkan untuk <span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span>menarik kesimpulan yang benar dan untuk mengambil keputusan yang layak. Statistik perpustakaan dalam otomasi adalah pengetahuan tentang cara mengelola data yang berupa angka-angka, table, grafik, mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan keadaan terutama kondisi aktivitas pengolahan bahan pustaka dan pelayanan sirkulasi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>e. Penulusuran Informasi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Penulusuran informasi dengan istilah asing, <em>information retrieval, search information, seeling information.</em> Paulina Atherton (1986), mengemukakan bahwa penemuan kembali informasi adalah suatu operasi dimana butir-butir dipilih dari suatu koleksi, tidak hanya katalog perpustakaan, tetapi juga indeks atau bibliografi. Proses penumuan kembali berulang-ulang pada setiap penelusuran informasi. Sementara H.S. Lasa (1997) dalam kamus istilah perpustakaan, memberikan batasan penemuan kembali informasi sebagai proses pencarian kembali informasi yang disimpang suatu perpustakaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Penelusuran informasi di dalam sistem jaringan otomasi yang dimaksud adalah pencarian an penemuan informasi melalui catalog yang terpasang pada computer serves atau melalui webbrowsher internet.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>f. Jaringan Kerjasama Informasi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 32.25pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerjasama ini bisa diartikan dengan kerjasama antara dua atau lebih organisasi (dalam hal ini perpustakaan) untuk mengadakan layanan perpustakaan bersama untuk keperluan bersama dengan menggunakan falitas komputer yang ditunjang oleh tersedianya data base bibliografi bahan pustaka yang dipakai bersama. Jaringan kerjasam informasi yang dimaksud adalah layanan silang informasi khususnya deskripsi data bibliografi bahan pustaka yang dimiliki masing-masing perpustakaan baik yang sudah diolah dalam bentuk CD ROM (Off Line), maupun dalam bentuk Katalog Online di Internet dengan memiliki metadata format data base yang sama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">VI. Pemilihan dan Pemeliharaan Sistem Otomasi Perpustakaan <span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Di dalam penerapan sistem otomasi perpustakaan yang baik, maka perlu pertimbangan dan pemikiran yang matang di dalam merencanakan baik penyediaan perangkat maupun penentuan sistem manajeman yang akan dipakai. Khusus untuk pengadaan perangkat keras dan lunak serta sistem pengelolaannya harus memperhatikan beberapa faktor dan indikator yang akan menjadi subtansi pelaksanaan pekerjaan. Statemen ini bertujuan agar di dalam pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan dengan baik sesuai yang diinginkan dengan berdasarkan prinsip efesiensi, efektifitas, dan peningkatan produktifitas kerja.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>M.B. Line, dalam laporannya kepada British Menyatakan bahwa penerapan otomasi perpustakaan mempunyai dua tujuan utama yaitu :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>1) Untuk pelayanan yang lebih baik dengan biaya yang lebih murah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>2) Untuk mendapatkan keuntungan<span> </span>(kelebihan) yang lebih besar.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Syarat-syarat sistem komputer yang memudahkan pemakai di perpustakaan adalah :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Efektif biaya, artinya pengguaan sistem berbantuan komputer tidak berbeda biaya dengan metode manual ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Nyaman, artinya mudah diperoleh ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Penggunaannya mudah, artinya instruksi yang diberikan jelas, prosedur yang digunakan langsung tidak berbelit-belit ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">4.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Penggunaan syistem berbantuan komputer dianggap lebih mentereng, dan secara ekonomis menarik serta lebih bergensi ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">5.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Menghibur, artinya komputer merupakan mainan baru bagi pemakai ;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">6.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Cara mengguanakannya tidak berbeda dengan cara pemakai memperoleh informasi melalui sistem manual artinya tidak jauh menyimpang dari prosedur yang digunakan pemakai (Sulistyo-Basuki, 1991).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Harga Murah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Indikator ini merupakan suatu perkiraan biaya yang dapat dijangkau oleh Platfon anggaran perpustakaan yang akan dipakai untuk membelinya. Namun tidak mengabaikan kwalitas perangkat yang akan diadakan dengan standar built up.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">User Friendly</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pengadaan perangkat lunak selayaknya mempertimbangkan dengan keramahan di dalam pemakaiannya. Keramahan yang dimaksud adalah kemudahan di dalam mengoperasikan serta tidak membuat operator merasa canggung/asing menggunakannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Instans dan terientegrity</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perangkat instans adalah perangkat lunak yang sudah siap pakai dikalagan umum dan sudah memenuhi persyaratan standarnisasi nasioanal atupun internasioanal. Perangkat lunak ini pula harus dirancang sedemikian rupa menurut kebutuhan aktivitas perpustakaan, agar nantinya di dalam pengopersiannya secara terpadu sampai menghasilkan sesuatu yang maksimal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">d.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">fleksibel</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Keflesibelan suatu perangkat yang akan diimplementasikan di perpustakaan, memang suatu tuntutan dan kebutuhan pustakawan sebagai tenaga operator dan pengguna perpustakaan sebagai pemakai jasa layanan otomasi yang setiap saat menggunakannya. Disamping itu, perangkat keras yang dipakai akan mudah up grade di masa akan datang apabila sudah tiba waktunya untuk dikembangkan secara spesifikasi dan tingkat kemampuan kerjanya dibutuhkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">e.</span><span style="font:7pt;"> </span></span><span style="font-size:small;">Kompatibilitas dengan perangkat lunak lainnya (Compatibility)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 43.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Penyesuaian antara program yang ada dengan program lain yang akan dipergunakan dalam melaksanakan suatu pekerjaan, tampa ada pengaruh yang sifatnya akan menghambat proses kerja yang sedang berlangsung.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">VII. Penutup</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span> </span></strong>Demikian beberapa uraian makalah ini, kiranya dapat menjadi bahan informasi di dalam rencana penerapan sistem otomasi perpustakaan, agar perpustakaan yang dikelola dapat lebih menghasilakan produk informasi yang lebih cepat, dan tepat serta memiliki akurasi yang tinggi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Dengan menggunakan komputer beserta peralatan telekomunikasi lainnya, diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran informasi secara cepat, terpadu, baik melalui jaringan offline maupun jaringan online yang lebih luas (Internet).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;text-align:justify;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">DAFTAR PUSTAKA</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">ATHERTON, Pauline<strong><em>. Sistem dan Pelayanan Informasi. </em></strong>Penerjamah, Bambang Hartono. Jakabar : Aneka Kencana Abadi, 1986.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">BOSS, R.W. dan MARCUM, <strong><em>Online Acquisition System for Libraries.</em> </strong>Library Tecnology reports, 17, No.2, Marc-April 1981.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">HARININGSIH, S.P. <strong><em>Teknologi Informasi.</em></strong> Yogyakarta : Graha Ilmu, 2005.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">HENDARSON, F. “ <em>Ralation <strong>With User</strong></em> “ <strong><em>Dalam Information Tecnology in special Libraries.</em></strong> London : Routledge, 1992.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><strong><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">http://www.geocities.com/HotSprings/</span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">INDONESIA. Depdikbud. <strong><em>Kamus Besar Bahasa Indonesia.</em></strong> Ed. Kedua. Jakarta : Balai Pustaka, 1996.<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">LAMANG. <strong><em>Efektifitas</em></strong> <strong><em>Penerapan Sistem Otomasi Perpustakaan Dalam Peningkatan Jasa Layanan Perpustakaan Nasional Propinsi Jawa Barat.</em></strong> Skripsi Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fak. Komunikasi Universitas Padjajaran Bandung, 1999.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">MERATI, G. Widadnyana. <strong><em>Perpustakaan dalam Era Teknomogi Informasi.</em></strong> Makalah Seminar Internet di Bandung, 1997. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">PRYTHERICH, Ray. <strong><em>Harrod’s Librarians Glossary</em></strong>. Eight. England : Gower, 1995. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">PUTRANTA, Hastha Dewa. <strong><em>Pengantar Sistem dan Teknologi Informasi</em></strong>. Yogtakarta : Ames 2004.<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">RAHARJO, Budi. <strong><em>Memahami Teknologi Informasi</em></strong>. Jakarta : Elex Media Komputindo, 200.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">SADJA, Rhiza S.<strong><em> Perpustakaan Digital di Era Informasi Golobal.</em></strong> Makalah seminar sehari Digital Library di Era Global. 17 Januari 2005, dilaksanakan HNJ Ilmu Perpustakaan Unhas bekerjasama PD IPI Sulsel. <span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">SULISTYO-BASUKI. <strong><em>Periodesasi Perpustakaan.</em></strong> Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 1995. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-25.65pt;margin:0 0 0 25.65pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">_____________, <strong><em>Teknik dan Jasa Dokumentasi.</em></strong> Jakarata : Gramedia Pustaka, 1992.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">SUTEJO, Budi. <strong><em>Kamus</em> ++ <em>Jaringan Komputer.</em></strong> Yogyakarta : Andi, 2003<span> </span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/memans.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/memans.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/memans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/memans.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/memans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/memans.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/memans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/memans.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/memans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/memans.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/memans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/memans.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=8&subd=memans&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/pengantar-teknologi-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41ab5127232c7d53b330f0b62ef92257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">memans</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>50 ORANG TERPENTING DALAM DUNIA WEB</title>
		<link>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/50-orang-terpenting-dalam-dunia-web/</link>
		<comments>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/50-orang-terpenting-dalam-dunia-web/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 05:30:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>memans</dc:creator>
				<category><![CDATA[TEKNOIFO]]></category>
		<category><![CDATA[TEKNOINFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://memans.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Siapa saja yang memberi pengaruh terbesar dalam jaringan online? Berdasarkan analisis PC World, terdapat tenaga broker Web, blogger, kalangan intelektual, dan pengusaha untuk menemukan kontribusi mengenai siapa yang menentukan cara pemanfaatan layanan Web orang di dunia.&#8221;Berikut daftar orang-orang penting dan berpengaruh dalam dunia web: 
1. Eric Schmidt, Larry Page, dan Sergey Brin, Eksekutif Google
Jika harga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=6&subd=memans&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:#333333;">&#8220;<strong>Siapa saja yang memberi pengaruh terbesar dalam jaringan online? Berdasarkan analisis PC World, terdapat tenaga broker Web, blogger, kalangan intelektual, dan pengusaha untuk menemukan kontribusi mengenai siapa yang menentukan cara pemanfaatan layanan Web orang di dunia</strong>.&#8221;<strong>Berikut daftar orang-orang penting dan berpengaruh dalam dunia web: </strong></span></p>
<p>1. Eric Schmidt, Larry Page, dan Sergey Brin, Eksekutif Google<br />
Jika harga saham Anda mencapai USD 500 per lembarnya, Anda berarti berhasil mengumpulkan uang sebanyak USD 33 miliar. Anda dapat menjalankan mesin pencari yang paling ramai trafiknya di Internet. Proyek kecil-kecilan Sergey Brin dan Larry Page asal Stanford berkembang menjadi gardu Web yang paling banyak dibicarakan dan salah satu dari beberapa nama pada daftar ini berubah menjadi verba. Schmidt meninggalkan Novell untuk bergabung dalam jajaran direktur Google pada tahun 2001 dan segera menjadi CEO perusahaan itu. Dengan mendominasi dunia periklanan online, Google sepertinya siap melakukan perjalanan akuisisi dan membeli YouTube menandakan langkah besar terhadap dominasi menyeluruh dalam bisnis Web. <span id="more-6"></span></p>
<p>2. Steve Jobs, CEO Apple<br />
Tidak ragu lagi Anda pasti bosan dengan penghargaan media seputar aksi CEO Apple ini. Tetapi ketika seseorang mengaplikasikan gema musik gratis DRM ke seluruh dunia, sulit mengacuhkan kekuatan pengaruh pria tersebut. Jobs mempopulerkan download musik, acara TV, dan film secara legal. Melalui iPhone yang akan dirilis dalam waktu kurang dari lima bulan lagi, demonstrasinya pada MacWorld Expo memberi saran bahwa produk ini kemungkinan mempopulerkan Internet browsing menggunakan perangkat mobile.<br />
Jika harga saham Anda mencapai USD 500 per lembarnya, Anda berarti berhasil mengumpulkan uang sebanyak USD 33 miliar. Anda dapat menjalankan mesin pencari yang paling ramai trafiknya di Internet. Proyek kecil-kecilan Sergey Brin dan Larry Page asal Stanford berkembang menjadi gardu Web yang paling banyak dibicarakan dan salah satu dari beberapa nama pada daftar ini berubah menjadi verba. Schmidt meninggalkan Novell untuk bergabung dalam jajaran direktur Google pada tahun 2001 dan segera menjadi CEO perusahaan itu. Dengan mendominasi dunia periklanan online, Google sepertinya siap melakukan perjalanan akuisisi dan membeli YouTube menandakan langkah besar terhadap dominasi menyeluruh dalam bisnis Web.Tidak ragu lagi Anda pasti bosan dengan penghargaan media seputar aksi CEO Apple ini. Tetapi ketika seseorang mengaplikasikan gema musik gratis DRM ke seluruh dunia, sulit mengacuhkan kekuatan pengaruh pria tersebut. Jobs mempopulerkan download musik, acara TV, dan film secara legal. Melalui iPhone yang akan dirilis dalam waktu kurang dari lima bulan lagi, demonstrasinya pada MacWorld Expo memberi saran bahwa produk ini kemungkinan mempopulerkan Internet browsing menggunakan perangkat mobile.</p>
<p>3. Bram Cohen, Cofounder BitTorrent<br />
Sistem P2P seperti KaZaA dan eDonkey adalah produk tahun lalu. Masa depan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan BitTorrent, penggagas ahli matematika dan anak ajaib dalam dunia pemrograman Bram Cohen. BitTorrent dikembangkan pada 2001 dan mendapatkan popularitas sebagai cara pen-download-an file besar (seperti film) dengan pembagian beban melalui hardware dan bandwidth. Kecakapan teknologi ini menangani file besar membawa Cohen berselisih dengan Motion Picture Association of America, yang meminta BitTorrent memindahkan konten berhak cipta dari jaringannya. Tetapi penarikan itu tidak menghambat kerjanya. Dilaporkan lebih dari sepertiga trafik Web saat ini berasal dari klien BitTorrent. BitTorrent dan kalangan raksasa dunia hiburan sejak lama telah menggabungkan kekuatan mereka. BitTorrent Entertainment Network yang baru saja dilansir mengeluarkan ribuan film standar industri, acara televisi, game, dan lagu-lagu untuk dijual dan disewa.</p>
<p>4. Mike Morhaime, Presiden Blizzard Entertainment<br />
Dalam dunia online gaming, terdapat World of Warcraft, dll. Dengan jumlah pemain sebanyak 8 juta di seluruh dunia, Blizzard meraup keuntungan sebesar USD 1,5 miliar setahun dari WoW. Setiap pemain dengan terengah-engah terus memperhatikan Mike Morhaime bila ada kesempatan untuk mendapatkan Blade of Eternal Justice. Seperti dengan Second Life, keseluruhan bisnis dunia nyata berdasarkan teknologi game. Tidak seperti Second Life, walaupun bisnis ini mengeksploitasi ekonomi dan permainan game WoW, keseluruhannya tidak memberikan sambutan yang baik.</p>
<p>5. Jimmy Wales, Founder Wikipedia<br />
Banyak pengunjung online menganggap ensiklopedi Internet Wikipedia sebagai penghentian pertama dan terakhir dalam pencarian sebuah topik. Konten yang dihasilkan penggunanya menjadi sangat dapat diandalkan sehingga majalah Nature mendeklarasikannya sebagai &#8220;sumber yang hampir seakurat [Encyclopedia].&#8221; Situs tersebut dikutip sebagai sumber informasi dalam lebih dari 100 keputusan pengadilan di AS sejak 2004. Tetapi popularitasnya juga menjadikan Wikipedia sebagai target oleh para spammer, kasusnya sangat banyak sehingga Wikipedia untuk sementara waktu memblokir akses dari seluruh negara Qatar untuk aksi pengeditan. Untuk menggagalkan usaha spammer, Wales putuskan penghapusan tag &#8220;nofollow&#8221; pada link eksternal, memberitahukan mesin pencari untuk mengacuhkan link dalam mencegah peningkatan buatan terhadap peringkat mesin pencari target link ini. Strategi ini menjamin keunggulan Wikipedia bahwa pencarian akan terus meningkat. Tetapi Wikipedia hanyalah langkah awal Wales. Ia juga meluncurkan mesin pencari pribadi bernama WikiSeek yang melakukan pencarian terhadap situs-situs yang disebutkan dalam Wikipedia.</p>
<p>6. John Doerr, Venture capitalist pada Kleiner, Perkins, Caulfield &amp; Byers<br />
Mantan salesman Intel, John Doerr telah menjadi raja aset enterprise di Silicon Valley sejak 27 tahun lalu dan melakukan investasi dalam bisnis teknologi mulai dari Sun Microsystems, Amazon.com, hingga Google. Jeff Bezos (lihat nomor 24) pernah menggambarkan Doerr sebagai &#8220;pusat gravitasi Internet.&#8221; Doerr juga menyertakan uang untuk menyokong kampanye politik, mendukung inisiatif pemilihan suara negara bagian yang cukup kontroversi di California terkait energi alternatif, dan penelitian stem-cell.</p>
<p>7. Craig Newmark, Founder Craigslist<br />
Dalam situsnya tidak terdapat iklan, mengenakan biaya sangat rendah terhadap sebagian kecil pengunjungnya, memiliki domain &#8220;.org,&#8221; dan memiliki 23 pekerja. Saat ini meskipun memiliki tampilan sederhana, Craigslist mengakumulasikan 14,1 juta tampilan halaman Desember lalu dan menjadi situs ke-52 yang paling banyak dilihat Desember lalu berdasarkan comScore Media Metrix. Craigslist milik Newmark menjadi candu bagi banyak pihak yang secara spontan menyegarkan kembali daftar barang-barang gratis, &#8220;bersambutan hangat,&#8221; dan iklan pribadi selagi lari dari pekerjaan sehari-hari. Hal yang paling penting, situs itu dengan kekuatannya sendiri hampir menghancurkan bisnis iklan yang dikategorikan sebagai offline. Di area pantai San Francisco saja, satu penelitian menemukan, situs tersebut menguras USD 65 juta per tahun dengan porsi iklan pendukung kelangsungan hidup surat kabar lokal.</p>
<p>8. Peter Levinsohn, Presiden Fox Interactive Media<br />
Fox Interactive Media, bagian dari News Corporation milik Rupert Murdoch, adalah salah satu unit Web terkuat dan mengendalikan 13 situs dengan jangkauan mulai dari MySpace.com hingga yang paling kontroversial FoxNews.com., pelengkap bagi siaran film tradisional dan properti televisi News Corp. Divisi yang berfokus pada Internet meliputi top 10 properti yang dikunjungi di dunia pada Desember 2006, berdasarkan comScore World Metrix. Menurut TechCrunch, kemungkinan akan terdapat tambahan lainnya, ketika Fox Interactive memiliki USD 2 miliar uang pengakuisisian untuk digulirkan.</p>
<p>9. Marissa Mayer, Vice president Google untuk search products &amp; user experience<br />
Ratu produk Google mengawasi berbagai daftar layanan Web dan perangkat raksasa pencarian ini, seperti Google Maps, Google Desktop, dan Google Base, serupa layanan e-commerce eBay. Wanita nomor satu di Google ini bergabung dalam perusahaan tersebut sebagai insinyur perempuan pertama pada 1999. Ia sebelumnya adalah pegawai perusahaan di nomor Alibaba.com dan bekerja mengembangkan tampilan minimalis Google yang saat ini cukup familiar. Tetapi jangan menyalahkannya atas semua pekerjaan dan jangan main-main terhadapnya. Menurut situs Google, ia mengorganisasi pegawai tugas malam.</p>
<p>10. Chad Hurley dan Steve Chen, Founder YouTube<br />
Walaupun Google mengakusisi perusahaannya, founder YouTube, Chad Hurley (CEO) dan Steve Chen (CTO) sepertinya mengkampanyekan semua hal agar bisa terealisasi. Tokoh video Internet ini memperkenalkan rencana pembayaran user atas video, dan perusahaan ini juga menandatangani beberapa kemitraan konten media besar (dengan MTV, NBC, Warner Music, dll). Rekan co-founder, Jawed Karim malah meninggalkan perusahaan itu dan mengejar gelar master dalam bidang sains komputer di Stanford University.</p>
<p>11. Kevin J. Martin, Chairman Federal Communications Commission AS<br />
Ia mungkin berpenampilan lugu dan biasa saja, tetapi Martin tidak diragukan lagi adalah birokrat Web yang paling berpengaruh. Ia mengambil alih kendali FCC pada 2005, dan saat ini ia menghadapi sedikit kontroversi dan tidak adanya skandal seperti dialami pendahulunya Michael Powell. Tetapi tidak berarti ia tidak dapat menghentikan koneksi Internet Anda seperti keinginan terbesarnya.</p>
<p>12. Brad Templeton, Chairman of the board Electronic Frontier Foundation<br />
Jika pernah menemukan diri Anda berada di sisi yang salah terkait hak cipta elektronik dan persaingan kebebasan pribadi, perlu diketahui Brad Templeton dan Electronic Frontier Foundation adalah teman Anda. Mereka membela pendistribusi file yang digugat oleh Recording Industry Association AS dan mengajukan komplain melawan American Online untuk mengungkap masalah pencarian pelanggan. Saat ini mereka tengah memerangi blogger yang tidak mau diam dengan pembuat publikasi bocoran dokumen sehubungan salah presentasi pihak-pihak tertentu terhadap Eli Lilly dengan efek samping obat Zyprexa. Nafsu besar Templeton terhadap hak cipta dan kebebasan berbicara tidak mengherankan. Veteran yang mempublikasikan Web ini mulai melancarkan aksinya sejak 1989 ketika mendirikan ClariNet, perusahaan yang mempublikasikan layanan yang disebut Templeton sebagai &#8220;surat kabar pertama di Internet.&#8221;</p>
<p>13. Henry Chon, CEO Cyworld<br />
Jangan sebut Cyworld sebagai MySpace-nya Korea. MySpace justru adalah Cyworld-nya AS. Di Korea Selatan, berdasarkan perkiraan 25 % populasi (dan 90 % penduduk remajanya) memiliki akun Cyworld. Situs ini memiliki desain individu berupa miniatur avatar animasi mewakili mereka dalam dunia online unik. Pada 2006, CEO Henry Chon menawarkan Cyworld ke kawasan AS. Walaupun Cyworld saat ini mendapat kesuksesan sebanding, MySpace tidak dengan mudah dapat beristirahat jika catatan profil Chon memberikan indikasi adanya kompetisi di masa depan.</p>
<p>14. Shana Fisher, Senior vice president IAC/InterActiveCorp untuk strategi dan M&amp;A,<br />
Chairman dan CEO IAC/InterActiveCorp<br />
Barry Diller, mencintai online enterprise miliknya. Setelah perayaan pembelian, IAC saat ini memiliki Ask.com, Citysearch, Expedia, Match.com, Ticketmaster, dan host bisnis Web berorientasi layanan. Tetapi siapa yang menganjurkan Diller untuk menginvestasikan uangnya? Tentu saja penasehat merger dan akuisisinya, senior VP, Shana Fisher, yang menentukan ke mana dan kapan saatnya IAC harus berinvestasi. Pengawasannya atas serentetan aksi akuisisi IAC menjadikannya tanpa ragu sebagai wanita paling kuat dalam bisnis Internet.</p>
<p>15. Niklas Zennstrom dan Janus Friis, Founder Skype dan KaZaA<br />
Sepertinya Niklas Zennstrom dan Janus Friis tidak dapat berhenti membuat inovasi. Pertama mereka membuat jaringan distribusi file peer-to-peer (walaupun dikacaukan malware) KaZaA. Lantas mereka meningkatkan usaha dengan membuat software VoIP yang sangat terkenal, Skype. Setelah menjual Skype ke eBay seharga USD 2,6 miliar, pasangan ini kembali memproduksi Joost (awalnya bernama &#8220;The Venice Project&#8221;), sebuah layanan distribusi video P2P yang saat ini masih dalam bentuk beta untuk kalangan sendiri. Akankah Zennstrom dan Friis membuat aplikasi peruntungan pembunuh? Setelah diwajibkan menyelesaikan perkara hukum RIAA sehubungan KaZaA dengan nilai USD 100 juta, mereka langsung menegosiasikan dengan penyedia konten saat persiapan peluncuran Joost secara resmi.</p>
<p>16. Matt Mullenweg, Developer software dan situs blogging WordPress<br />
Matt Mullenweg hampir tidak membeli minuman (beralkohol), tetapi penggila open source berusia 22 tahun ini berhasil mengembangkan WordPress, software publikasi open source yang disukai oleh peminat blogging di seluruh dunia. Pada 2004, WordPress sudah cukup dikenal sehingga rumah penerbit Web, CNet, menarik Mullenweg untuk menangani proyek ini. Mullenweg mengundurkan diri pada 2005, meninggalkan tawaran untuk bekerja penuh buat WordPress, yang dewasa ini lebih menyerupai content-management system, dengan berbagai template, widget, dan plugin, dan perlindungan antispam Askismet.</p>
<p>17. Philip Rosedale, CEO Linden Lab<br />
Philip Rosedale menggunakan konsep MMORPG (massively multiplayer online role-playing game) dan menghadirkannya dalam destinasi Web virtual yang paling sering dibicarakan, Second Life. Tetapi jangan menganggapnya hanya sebagai sebuah permainan. Bagi makin banyak &#8220;penggunanya,&#8221; Second Life menjadi kehidupan pertama, di mana mereka dapat melakukan apa saja dalam dunia virtual mulai dari menikah hingga peluncuran bisnis yang berfungsi secara eksklusif sesuai batasan yang dimiliki situs tersebut. Banyak pebisnis dunia nyata membuka cabang di layanan Second Life juga. Faktanya, Second Life menjadi sangat terkenal karena serangan telak mulai dilancarkan. Nick Denton dari Valleywag membandingkan sistem finansialnya dengan skema piramida</p>
<p>18. Jon Lech Johansen, Creator DeCSS decryption program<br />
Lebih dikenal sebagai DVD-Jon, Jon Lech Johansen adalah hacker asal Norwegia yang mengungkap sistem enkripsi yang digunakan pada film DVD, tetapi memberi kemungkinan penyalinannya. Johansen merilis DeCSS decryption program pada 2002 dan saat itu ditawarkan secara nasional. Akhirnya lebih disebarluaskan, Johansen melancarkan pemecahan DRM iTune buatan Apple (kembali) selagi ia bekerja sebagai software developer di AS. Jika terjadi kekacauan dengan pemukulan dalam membongkar format high-definition DVD dengan muslix64 yang masih anonim, pembuat program &#8220;backup&#8221; untuk HD DVD akhir tahun lalu dan untuk Blu-ray Disc pada Januari lalu. Johansen tetap pembelot yang paling ditakuti media besar.</p>
<p>19. Jerry Yang, David Filo, dan Terry Semel, Kalangan Eksekutif Yahoo<br />
Inovasi produk Google dan pembelian YouTube seharga USD 1,65 miliar mungkin mengacuhkan Yahoo dari kalangan publik, tetapi raksasa Web tersebut dipimpin oleh founder Yang dan Filo serta CEO Terry Semel yang melancarkan serangan balik. Dua tahun lalu, Yahoo mengambil alih situs photo-sharing Flickr dan situs bookmark sosial Del.icio.us. Perusahaan ini juga melanjutkan aksinya dengan peluncuran properti baru seperti Yahoo Food dan Yahoo Pipes (untuk pembuatan custom data feed). Pergeseran Yahoo ke platform iklan Panama mewakili usaha lain menarik pendapatan iklan yang telah dikuasai Google.</p>
<p>20. Jack Ma, COO Alibaba.com<br />
Ingin melakukan bisnis di China tanpa memesan tiket pesawat ke Shanghai? Alibaba.com adalah pertaruhan terbaik. Didirikan oleh Jack Ma pada 1999, e-marketplace business-to-business yang sangat sukses ini adalah tempat online terbaik untuk bertemu dengan pihak-pihak dan memasarkan tawaran proposal dan produk. (Ma dikutip ketika mengatakan bahwa perusahaan itu mendapatkan kesuksesannya sejak ia diculik di Malibu dan muncul keadaan di mana ia harus membantu penahannya memulai bisnis di China.) Pada tahun 2005, Yahoo membuat investasi bernilai miliaran pada Alibaba yang saat ini menjalankan Yahoo China. Perusahaan itu sekarang terperosok dalam skandal, ketika menyediakan informasi penyebab penahan seorang wartawan China akibat pembongkaran rahasia negara.</p>
<p>21. Brewster Kahle, Direktur Internet Archive<br />
Sejak 1996, Internet Archive nirlaba ini mengumpulkan ribuan byte data—buku tua, film, musik, dan tayangan televisi. Sementara itu, fitur lainnya bernama Wayback Machine, sedikit mengambil gambar sejarah Web untuk catatan aksi browsing. Kunjungilah gambar lama situs kesukaan Anda melalui Internet, mungkin akan terasa kaget betapa berbedanya halaman itu dahulu. Kahle ikut membuat Internet Archive dengan tujuan &#8220;memelihara warisan digital,&#8221; tetapi jangan biarkan kalangan kurator yang sederhana membodohi Anda. Kahle juga bersaing untuk hak cipta AS dalam kasus Kahle melawan Gonzales, kasus hukum amendemen pertama yang mengesankan.</p>
<p>22. Ray Ozzie, Chief software architect Microsoft<br />
Pada 2006, saat Bill Gates melepaskan posisinya sebagai chief software architect pada Microsoft setelah dipegangnya selama 30 tahun, pengamat menyambut pengganti pilihannya dengan tepuk tangan: software visionary, Ray Ozzie. Kreator software kolaborasi Lotus Notes dan Groove kini bertugas menjamin relevansi teknologi Microsoft dalam era di mana Web menjadi ancaman yang akan menggantikan desktop OS tradisional. Perintis dalam kolaborasi berbasis komputer, Ozzie sepertinya siap untuk menangani pekerjaan itu. Satu saran spontan untuk Ray: Ia perlu memikirkan peng-update-an blog miliknya dahulu.</p>
<p>23. Markos Moulitsas Zuniga, Blogger Daily Kos<br />
Suara kiri yang paling berkumandang mengenai Web, adalah Markos &#8220;Kos&#8221; Moulitsas, seorang tokoh politik tanpa identis online. Blog miliknya menampilkan komentar kalangan liberal mulai dari Nancy Pelosi hingga Jimmy Carter, dan Moulitsas bahkan pernah melansir sebuah konferensi (disiarkan menjadi bagian aksi C-Span) bagi para aktifis politik berpikiran serupa. Dukungan Kos tidak selalu berupa kesuksesan, tetapi dukungannya terhadap Ned Lamont mempengaruhi lawannya, Joe Lieberman, yang mengalami kekalahan dalam pemilihan pendahuluan Senat Partai Demokrat di Connecticut tahun lalu, walaupun Lieberman menang telak dalam pemilihan umum sebagai kalangan independen. Kos tidak mengindikasikan hasrat apapun terkait kepemilikan kantor sendiri.</p>
<p>24. Jeff Bezos, CEO Amazon<br />
Ia mungkin melansir Amazon.com dengan tujuan pengembangan situs itu menjadi toko buku online terbesar, tetapi Bezos menunjukkan bahwa bisnis buku dan CD di seluruh negara itu hanyalah aksi pertama. Putaran berikutnya: merambah barang mainan, kaus, dan perangkat berat. Dan saat ini, sebagai cabang bisnisnya, Bezos melemparkan dirinya sendiri ke dalam layanan Web. Artinya? Hanya sebagai awal dari framework terbaru pengembangan situs, termasuk layanan &#8220;utilitas komputasi&#8221; yang mungkinkan Anda membeli server time dengan harga 10 sen untuk selama satu jam. Sementara menanti ditemukannya cara strategi grid computing inovasinya bekerja, jangan lupa bahwa Bezos akan menawari Anda Barbie Fashion Fever Grow &#8216;N Style Styling Head dengan potongan harga hingga 50 %.</p>
<p>25. Robert Scoble, Vice president of media development untuk PodTech.net<br />
Anda tahu aktivitas para pekerja adalah suatu kesuksesan jika pebisnis besar ingin ikut bergabung. Bagi bisnis besar itu —yang menyandang nama Microsoft— telah melakukan segalanya dengan benar. Semuanya ini menyangkut Robert Scoble. Saat menjadi pekerja Microsoft, ia membuat blog tentang perusahaan itu dan memperkenalkan sisi kemanusiaan dari kerajaan Redmond. Pandangan sekilas terhadap pekerjaan inti Microsoft, teknologi hebatnya, dan orang-orang cerdasnya menghancurkan (atau paling tidak merentakan) stereotype Microsoft. Blog Microsoft lantas menjadi bagian integral komunikasi perusahaan itu dengan para penggunanya. Pada 2006 Scoble meninggalkan Microsoft untuk PodTech.net, di mana video podcast Scoble Show berisi wawancaranya dengan para gaek. Bintang tamu terbarunya adalah editor in chief PC World, Harry McCracken, yang berhenti memperdebatkan pertanyaan abadi: Mac atau PC? Scoble juga pernah mewawancarai kandidat presiden AS 2008 John Edwards, yang terang-terangan mempersulitnya blogger itu.</p>
<p>26. John Battelle, Entrepreneur dan chairman Federated Media Publishing<br />
Pengusaha dan wartawan John Battelle mendapatkan posisi di sisi arena saat berlangsungnya pembukaan Web 1.0, 2.0 (ia menjadi cohost acara konferensi Web 2.0 Summit dengan Tim O&#8217;Reilly—lihat nomor 36), dan (dalam fase awal) 3.0. Sebagai tambahan, ia menemukan sesuatu yang dianggap sebagai Vanity Fair dan People Magazine sebagai era Internet: Wired Magazine dan The Industry Standard. Proyek teranyarnya, Federated Media Publishing, mewakili daftar utama konten online. Daftarnya sebanyak lebih dari 50 situs menyertakan 43 Folders, Ars Technica, BoingBoing, dan TechCrunch. Buku Battelle terbitan 2005 berjudul The Search: How Google and Its Rivals Rewrote the Rules of Business and Transformed Our Culture dan blog miliknya, Searchblog, dapat dibaca oleh siapa saja yang ingin memahami kestabilan perkembangan dunia industri teknologi.</p>
<p>27. Lawrence Lessig, CEO Creative Commons<br />
Pernyataan statusnya yang bagaikan raja dalam bidangnya, Wired bahkan pernah menjulukinya sebagai &#8220;Elvis of Cyberlaw&#8221;—dan beberapa nama lainnya. Lawrence Lessig adalah profesor pada Stanford University Law School serta founder dan ketua Creative Commons (CC), inisiatif nirlaba yang mempromosikan sistem lisensi gratis tetapi tanpa pembatalan untuk karya online. Dirancang memungkinkan pemegang hak cipta untuk mendistribusikan konten dan mengontrolnya karena lisensi CC menginterpretasikan apakah pemegang hak tersebut masih membutuhkan atribusi lain, pembatasan penggunaan komersil, atau memungkinkan karya salinan mendapat perhatian khusus. Aktivitas musik seperti DangerMouse dan David Byrne menyediakan lagu-lagunya dalam lisensi Sampling Plus CC untuk distribusi nonkomersil dan contoh komersil, sementara terdapat pembatasan pemasangan iklan untuk itu. Properti media yang dilisensi Creative Commons tersimpan dalam bentuk yang dapat dicari ulang pada halaman Creative Commons Search.</p>
<p>28. Meg Whitman, CEO eBay<br />
Jika ada industri yang tidak terjamah eBay, saat ini kita tidak akan menemukannya. Entah berusaha menyertakan produk PlayStation 3 pada minggu yang sama dengan publikasinya atau berusaha melengkapi setelan gambaran aksi Thundercats, Anda mungkin akan mengunjungi raja segala lelang yang patut dimuliakan. Tetapi Meg Whitman, yang berperan sebagai CEO eBay saat ini usianya menjelang 9 tahun (berdasarkan era standar dot-com) dan memiliki banyak ide dari sejak masa boneka GI Joe dan masalah kantor pusat. Ia juga menjadi bos sistem pembayaran online Web terbesar, PayPal, dan bangga terhadap kepemilikan terbarunya atas sistem VoIP paling terkenal, Skype.</p>
<p>29. Ron Wyden, Senator AS asal Oregon<br />
Senator senior AS asal Oregon dari partai Demokrat, memiliki peringkat panjang sebagai salah satu suara Capitol Hill yang paling berpengaruh dalam bidang teknologi. Selama jabatannya, Wyden menjadi penulis dan anggota penulis Science and Technology Emergency Mobilization Act, Cyber Security Research and Development Act, dan CAN-SPAM Act yang kontroversi. Baru-baru ini, Wyden memperkenalkan rancangan undang-undang bernama Internet Nondiscrimination Act, yang mencegah perusahaan telekomunikasi membayar lebih besar untuk distribusi konten yang lebih cepat.</p>
<p>30. Michael Arrington, Blogger/publisher asal TechCrunch<br />
Pengusaha dan mantan pengacara yang ikut membuat jawaban pemerintah Kanada untuk pihak Netflix (Zip.ca), Michael Arrington, alihkan perhatiannya pada 2005 ke masalah blogging tentang perusahaan Web anyar. Hampir setiap malam ia menjadi sensasi, memperoleh bermacam perhatian, menjilat dari calon dot-com yang biasanya dipesan oleh nama-nama seperti Gates dan Jobs. Dengan properti TechCrunch yang saat ini berkembang hingga mencapai 6 domain, Arrington yang kadang pemarah ini tidak diragukan lagi adalah pekerja blogger yang paling hebat dewasa ini.</p>
<p>31. Bruce Schneier, Cryptographer<br />
Entah fokusnya adalah Transportation Security Administration prosedur keamanan terbaru atau pertanyaan kepastian keamanan password dengan 12 karakter, Bruce Schneier tawarkan renungan paling logis (dan paling sangat berpengaruh) pada keamanan komputer yang sepertinya dapat ditemukan secara online atau offline. Tulisan Schneier terbaru tentang masalah keamanan terkait dengan perang melawan teroris—luar negeri, di rumah, dan secara online—perlu dibaca.</p>
<p>32. Kevin Rose, Founder Digg<br />
Semua orang yang memiliki cerita di jaringan Web ingin agar user Kevin Rose &#8220;menggalinya.&#8221; Mantan pembawa acara TechTV (dan kolega Leo Laporte—lihat nomor 47) mendirikan Digg.com pada 2004, menghadirkan kekuatan jaringan sosial untuk bidang pemberitaan. Algoritma Digg mungkinkan user mengajukan berita kesukaan mereka dan memilihnya. Ekspansi Digg hingga ke luar berita teknologi hingga kategori berita mainstream pada Juni 2006 mendorong BusinessWeek memilih gambar Rose yang terlihat bodoh pada bagian depan bersama dengan estimasi penawaran dengan alis mata yang naik sebesar USD 60 juta. Entah Rose seorang multijutawan atau bukan, situsnya ternyata hanya memiliki sedikit pengaruh dalam jaringan Internet.</p>
<p>33. David Farber, Founder Interesting-People.org<br />
Sejak awal 1990, David Farber telah menjalankan mailing list Interesting-People. Mulanya hanya berupa beberapa e-mail sederhana untuk kalangan teman dan kolega (orang-orang yang tertarik) dan berubah menjadi deposit mailing list online. Interesting-People mengetengahkan topik mulai dari 9/11 hingga netralitas Digital Millennium Copyright Act to Net dan selanjutnya menjadi matang dengan komentar opini dari beberapa orang berpengaruh. Farber saat ini adalah profesor sains komputer dan public policy pada Carnegie Mellon University. Posisi sebelumnya juga sebagai petugas chief technologist untuk Federal Communications Commission.</p>
<p>34. John Hinderaker, Scott Johnson, dan Paul Mirengoff, Author PowerLine<br />
Kandidat politik tidak mampu lebih lama mengacuhkan blog politik, dan PowerLine adalah salah satu blog khusus kalangan politik yang paling berpengaruh. Tiga serangkai neo konservatif tersebut—tiga pengacara yang bertemu saat menimba ilmu pada Dartmouth College— mulai mendapat kepercayaan dari &#8220;RatherGate,&#8221; ketika mereka menyusun argumen paksaan di mana dokumen Killian tersebut, yang digunakan Dan Rather selama siaran berita 60 Minutes pada layanan National Guard milik George W. Bush, ternyata tipuan. Awalnya, Rather dan CBS News tidak mengindahkan blogger PowerLine; tetapi akhirnya, CBS mengakui adanya pemalsuan tersebut dan Rather mengundurkan diri.</p>
<p>35. Vinton G. Cerf, Chairman ICANN Board of Directors, serta vice president dan chief Internet evangelist untuk Google<br />
Memiliki peran dalam pengembangan protokol TCP/IP sarana bergantung jaringan. Vinton G. Cerf adalah salah satu bapak pendiri Internet. Sebagian besar karyanya sehubungan protokol muncul selama era 1970-an dan awal 1980-an sementara pada masa itu ia bekerja untuk DARPA (Department of Defense&#8217;s Advanced Research Projects Agency, agen proyek penelitian mutakhir departemen pertahanan, red). (Untuk menghargai usahanya, Cerf dan mitranya Robert Kahn dianugerahi Presidential Medal of Freedom pada 2005.) Saat ini, Cerf memimpin ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers), dan sejak tahun 2005 ia menjadi vice president dan chief Internet evangelist Google. Ia menjadi pembela tangguh untuk masalah netralitas Internet, terutama sebelum diajukan ke pihak Senate Judiciary Committee. Ia juga bekerja dengan NASA dalam Jet Propulsion Laboratory pada sebuah Interplanetary Internet bagi kepentingan sistem komunikasi luar angkasa yang lebih luas.</p>
<p>36. Tim O&#8217;Reilly, Founder dan CEO O&#8217;Reilly Media<br />
O&#8217;Reilly adalah pencipta frase &#8220;Web 2.0,&#8221; dan ia juga ikut menjadi pembawa acara (bersama dengan John Battelle—lihat nomor 26) ajang konferensi industri Web 2.0 Summit yang wajib diikuti. Penerbit keluaran Harvard ini membuat yayasan dengan fokus pada manual komputer. Banyak peminat komputer segera dapat mengenali keruwetan garis hitam dan putih gambar binatang yang menghiasi sampul buku O&#8217;Reilly. Tetapi perusahaan ini tumbuh mengintegrasikan media baru—blog, podcast, dan barita online—dukungannya.</p>
<p>37. Drew Curtis, Founder Fark.com<br />
Vulgar, kasar, dan menghasilkan trafik, itulah cara yang ditempuh Fark.com dalam mengundang komunitas komentator khususnya untuk berpartisipasi dalam pembedahan yang selalu brutal. Akan tetapi hal ini sering kali kocak tentang berita hangat yang terkadang menjadi berita baru. Ketika situs ini memberikan lampu hijau untuk berita dengan baris kepala deskriptif &#8220;Anna Nicole Smith&#8217;s condition downgraded to dead,&#8221; Reuters dan media pemberitaan internasional lainnya lantas melaporkan faktanya. Enterprise ini masih dijalankan oleh seorang pria, founder dan asisten cerdas Drew Curtis. Pada Januari 2007, ia meluncurkan FarkTV pada situs video komedi SuperDeluxe. Ia juga dijadwalkan akan merilis buku berjudul It&#8217;s Not News, It&#8217;s Fark: How Mass Media Tries to Pass Off Crap as News pada bulan Mei 2007.</p>
<p>38. Gabe Rivera, Creator Techmeme<br />
Gabe Rivera mengkreasikan content-analysis algorithm kuat yang mampu memindai media berita dan blog tradisional, mengidentifikasi narasi penting, dan mengkategorisasikannya dengan tanda berupa hal yang mudah dibaca. Tujuannya untuk menemukan narasi berita besar selanjutnya yang saat ini belum dimiliki. Itulah mengapa blogger berpengaruh, decision maker, dan kutu berita menganggap situs Techmeme harus dibaca. Sementara Digg menyusun narasi berita berdasarkan pilihan, dan Slashdot (lihat nomor 44) melakukannya berdasarkan opini editorial, teknologi yang mendasari Techmeme—dan situs turunannya WeSmirch, Memeorandum, dan Ballbug—menyediakan cara paling hebat dalam pemanfaatan kekuatan investigasi blogosphere.</p>
<p>39. Dave Winer, Blogger dan author RSS 2.0<br />
Jika Anda menghabiskan waktu berjam-jam sehari untuk membaca podcast, maka Anda dapat berterima kasih atau menyalahkan Dave Winer (semua itu tergantung Anda sendiri). Ia adalah salah satu inventor podcasting—dan salah satu blogger angkatan pertama. Winer mulai dengan blog miliknya bernama Scripting News, yang masih dapat dibaca dengan jelas, pada 1997. Ia juga ikut menulis protokol SOAP, sebuah elemen instrumental dalam Web service tanpa operating system. Tetapi, RSS karyanya—yang merupakan teknologi di belakang feed konten Web—adalah yang mampu melambungkan namanya. Produk itulah, ditambah kemampuannya meyakinkan New York Times untuk melakukan RSS dan karyanya yang dapat dimodifikasi sehingga dapat mendukung file media (melahirkan podcast), menjadikannya sebagai bapak distribusi konten era modern.</p>
<p>40. Mike Schroepfer, Vice president of engineering Mozilla<br />
Dalam kelangsungan perang browser, Mike Schroepfer adalah jenderal bintang lima yang memimpin raksasa tentara open-source tetapi secara desentral yang terdiri dari para anggota dan relawan insinyur. Misinya: mengimprovisasikan Web browser terbaik di dunia, Firefox. Lingkungan open-source Firefox mungkinkan siklus pengembangan yang lebih cepat untuk pengintegrasian fitur baru dan keamanan tambahan. Verifikasi kesuksesannya adalah adopsi Internet Explorer 7 terhadap fitur FireFox seperti tabbed browsing.</p>
<p>41. Perez Hilton, Hollywood blogger<br />
Suka atau tidak, blogger kontroversi ini (bernama asli: Mario Lavandeira) mengubah wajah wartawan selebritis. Situs Hilton yang sangat terkenal sepanjang waktu tawarkan akses tentang berita dan foto selebritis, tetapi itu bukan salah satu alasan mengapa ia masuk dalam daftar ini. Hilton mengalami perseteruan hukum dengan agen foto X17, yang menuduhnya menggunakan foto berhak cipta tanpa izin. Hilton mengklaim posting foto pada situsnya adalah hal yang sah, sesederhana mudahnya penggunaan gambar dalam berita. Selanjutnya, perkara hukum federal senilai USD 7,6 juta akan sangat berpengaruh cara blogger di manapun untuk memanfaatkan foto digital secara online.</p>
<p>42. Paul Graham, Trevor Blackwell, Robert Morris, dan Jessica Livingston, Founder Y Combinator<br />
Daripada menanamkan modal besar dalam perusahaan-perusahaan yang mungkin (atau tidak) kelak akan menjadi perusahaan lain sekelas Google, perusahaan penanam modal seperti Y Combinator melakukan kalkulasi yang lebih kecil dengan potensi menjadi Google mini. Y Combinator melakukan 2 putaran biaya dan pengeluaran dengan jumlah kurang dari USD 20.000 untuk para coder dalam usaha mendanai pembuatan prototype yang kelak menghasilkan keuntungan lebih besar. Dalam aksi timbal baliknya, Y Combinator meminta porsi 2 % hingga 10 % saham perusahaan itu. Perusahaan-perusahaan kecil yang dibiayai adalah Reddit (telah diakuisisi oleh CondeNast), Kiko, dan Weebly. Nama-nama tersebut terdengar lucu, jelas, tetapi Anda pasti masih ingat waktu pertama kali mendengar nama YouTube?</p>
<p>43. Mikko H. Hypponen, Direktur penelitian antivirus dari F-Secure<br />
Blog berita keamanan F-Secure, yang ditulis oleh direktur penelitian antivirus-nya, Mikko H. Hypponen, adalah salah satu tempat di Internet yang dapat dikunjungi untuk mempelajari tentang ancaman keamanan terbaru. Sayangnya Sony BMG tidak berpikir seperti itu. Ketika secara langsung diamati oleh F-Secure, Sony BMG mengacuhkan peringatan Hypponen sehubungan rootkit yang tersembunyi dalam software anti pembajakan yang digunakan dalam CD audio SonyBMG. Walaupun F-Secure tidak menyebarluaskan masalah tersebut, ahli Windows, Mark Russinovich, merinci proses penemuan rootkit tersebut dalam blog miliknya. Perasaan malu yang muncul (dan perkara hukum pihak ketiga tentang rootkit itu) kemungkinan mendorong Sony untuk menganggap Hypponen lebih serius lain kali.</p>
<p>44. Rob Malda, Founder Slashdot.org<br />
Pada 1997, Rob Malda (aka CmdrTaco) pencipta Slashdot, blog yang aslinya memiliki konten berita dengan prioritas didiskusikan dalam kirimannya oleh pembaca penjerat (dan kadang sangat teknis). Faktanya, narasi berita aslinya sering kali tersedia berupa pokok sederhana lompatan saja untuk isi komentar dan diskusi situs itu (feed untuk link ke beberapa narasi berita). Bahkan jika Anda memilih Digg (lihat nomor 32), Techmeme (lihat nomor 38), Technorati, atau beberapa blog agregasi berita lainnya, jangan lupa semuanya mengawali dengan Slashdot. Penulis dan editor masih mempertimbangkannya dengan sebuah penghargaan jika narasi berita mereka &#8220;dipenggal,&#8221; walaupun terjadi peningkatan kompetisi dari situs lain yang mencuri sedikit gemuruh Slashdot.</p>
<p>45. Nick Denton, Founder Gawker Media<br />
Kerajaan blog Nick Denton sangat berpengaruh dan sangat blog bahwa Anda mungkin paling tidak mengunjungi salah satu dari 15 propertinya setiap hari melalui sebuah rute atau lainnya. Dengan judul-judul yang menyertakan 6 Gawker alternatif halaman New York City, Washington, D.C., berita buruk Wonkette, L.A. sepadan dengan Defamer, dan situs berita teknologinya, Gizmodo, kerajaan Denton tidak perlu dipertanyakan lagi sebagai perusahaan blogging mandiri yang paling sukses di dunia Web saat ini, memiliki pengaruh signifikan dalam industri mulai dari bidang automobile Hollywood hingga teknologi mutakhir.</p>
<p>46. Sir Tim Berners-Lee, Direktur World Wide Web Consortium (W3C)<br />
Apa yang akan Anda lakukan setelah menciptakan World Wide Web dan menawarkan secara cuma-cuma? Mendirikan konsorsium yang bertujuan mengimprovisasikannya. Ilmuwan Inggris ini merancang Web browser, editor, dan language protocol (HTTP) pertama sementara juga bekerja sebagai ilmuwan untuk CERN (European Organization for Nuclear Research), dan ia mendirikan W3C pada 1994. Ia saat ini menyuarakan dukungannya terhadap netralitas Internet. Dan seperti kata kalangan perusahaan finansial terbilang tua bernama E.F. Hutton, jika Berners-Lee berbicara, semua orang akan mendengarkan.</p>
<p>47. Leo Laporte, Creator podcast This Week in Tech (TWiT)<br />
Paling tidak 15 tahun lalu, seorang pria di belakang Leoville menciptakan, memandu, dan menulis acara radio dan televisi, hal yang paling melambungkan mantan TechTV ini adalah penampilan Screen Savers. Gaya sesuai personalitasnya didemonstrasikan kepada dunia bahwa media teknologi bisa juga menyenangkan. Aksi penanaman modal terbarunya adalah jaringan podcast TWiT.tv, enterprise yang didukung pemirsanya ini mengumpulkan mantan kru TechTV lain dan mempekerjakan mereka untuk pembuatan lebih dari lusinan podcast, termasuk tajuk &#8220;This Week in Tech.&#8221;</p>
<p>48. Mohammed dan Omar Fadhil, Blogging Suara Iraq<br />
Tidak terbilang banyaknya blogger yang tertahan karena masalah kebebasan berbicara dengan opini tentang Perang Iraq. Tetapi Fadhil bersaudara, yang membuat blog tentang Iraq, menjadi model yang memunculkan perspektif bahwa beberapa blogger lainnya dapat juga berkompetisi dengan mereka. Mereka adalah orang Iraq yang berbasis di Baghdad. Seseorang akan mendapati ketidakmungkinan membaca posting Fadhil tanpa mengakuisisi pemahaman lebih dalam tentang perang tersebut, implikasinya, dan efek setelahnya. Tidak ada contoh yang lebih baik di manapun tentang cara wartawan pribumi berusaha mengubah dunia.</p>
<p>49. Jesse James Garrett, Presiden Adaptive Path<br />
Garrett, presiden butik desain Web di San Francisco, AS, bernama Adaptive Path, tidak menciptakan Ajax, kumpulan teknologi dan teknik pemrograman yang menyediakan aplikasi berbasis Web seperti aplikasi produktifitas Zoho dan Google Maps interaktifitas dan kecepatan serupa software desktop. Tetapi Ajax tidak benar-benar bangkit hingga Garrett mengidentifikasikan dan menyebutkannya dalam sebuah uraian yang cukup berpengaruh—dan ia tetap melakukan pembelaan dengan lancar untuk teknik inovatif lagi efektif yang digunakan dalam banyak situs dan layanan Web 2.0 terbaik.</p>
<p>50. Tila Tequila, Tokoh MySpace<br />
Jika Anda berteman dengan penyanyi dan model Tila Tequila (nee Nguyen), Anda bukan satu-satunya. Sebanyak 1,6 juta user MySpace mengidentifikasikan diri mereka serupa dengan Anda. Tequila membuktikan persahabatan MySpace ini dapat memberinya kekuatan (dukungan), kemasyuran, dan kekayaan. Nyatanya, ia mendefisi ulang kata &#8220;teman&#8221; untuk menjangkau individu yang bahkan tidak pernah ditemui. Meskipun apa yang Anda pikirkan tentang talenta Ms. Tequila, ia jelas dapat mengajarkan kursus melalui Web tentang ekonomi, menjadikan saluran komunikasi popularitas online-nya berada dalam ketenaran tingkat A (lebih tepat, tingkat C). Ia berpose untuk majalah Stuff dan ia ikut dalam film yang dibintangi Adam Sandler dan saat ini tengah dalam fase produksi. Halaman MySpace miliknya mengalami peningkatan tajam dengan tampilan lebih dari 56 juta halaman dan komentar sebanyak 1.734.374 buah.</p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:#333333;">Sumber: PC World/20/04/2008/lmg*)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/memans.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/memans.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/memans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/memans.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/memans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/memans.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/memans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/memans.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/memans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/memans.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/memans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/memans.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=memans.wordpress.com&blog=1353079&post=6&subd=memans&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://memans.wordpress.com/2008/06/02/50-orang-terpenting-dalam-dunia-web/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41ab5127232c7d53b330f0b62ef92257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">memans</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>